Tuberkulosis Perinatal Bermanifestasi sebagai Tuberkulosis Milier dan Meningitis

Abstract: Tuberkulosis (TB) perinatal adalah kasus TB yang jarang dilaporkan karena manifestasi klinis tidak spesifik, serta terdapat permasalahan dalam pemeriksaan laboratorium dan radiologis sehingga tidak terdiagnosis. Istilah TB perinatal menjelaskan adanya infeksi Mycobacterium tuberculosis yang terjadi pada masa perinatal baik selama kehamilan, persalinan, maupun pascapersalinan dalam masa neonatus. Seorang bayi laki-laki usia tiga bulan dirujuk ke Emergensi Anak Rumah Sakit Hasan Sadikin dengan riwayat demam lama dan tidak mau menetek. Proses kelahiran tidak ada masalah. Pada pemeriksaan fisis ditemukan letargis, febris, takipnea, dan hepatosplenomegali. Pewarnaan Ziehl Neelsen aspirat lambung menunjukkan basil tahan asam positif. Uji kulit tuberkulin menunjukkan nonreaktif, foto toraks memperlihatkan gambaran milier, dan fungsi lumbal memberikan interpretasi TB meningitis. Berdasarkan penelusuran aktif sumber penularan TB serumah, ternyata ayah dan kakek bayi merupakan sumber penularan. Selain diberikan paduan oral antituberkulosis standar, juga diberikan antibiotik dan prednison. Dalam perjalanan penyakitnya, terjadi syok sepsis serta koagulasi intravaskular diseminata dan bayi meninggal. Dari kultur darah teridentifikasi Staphylococcus haemolyticus. Disimpulkan bahwa walaupun tidak terdapat permasalahan saat kelahiran bayi, diperlukan penelusuran aktif kemungkinan TB perinatal pada keluarga dengan sumber penularan TB positif. Diperlukan kewaspadaan terdapatnya TB pada wanita hamil di negara berkembang dengan jumlah kasus TB tinggi.
Kata kunci: tuberkulosis perinatal
Penulis: Heda Melinda D. Nataprawira, Faisal Faisal
Kode Jurnal: jpkedokterandd100111

Artikel Terkait :