Motivasi Kader Meningkatkan Keberhasilan Kegiatan Posyandu
Abstract: Salah satu komponen
sistem kesehatan di Indonesia adalah pemberdayaan masyarakat, khususnya posyandu
yang keberhasilan kegiatannya bergantung pada peran serta kader dan masyarakat.
Peran serta kader dan masyarakat sangat dipengaruhi oleh faktor motivasi yang
mereka miliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serta
faktor motivasi yang paling berpengaruh terhadap peran serta kader dan
masyarakat dalam kegiatan posyandu di Kabupaten Kuningan selama tahun 2009.
Metode penelitian cross sectional explanatory survey dengan menggunakan
kuesioner. Total sampel sebanyak 300 responden, terdiri dari masing-masing 100
orang untuk kader aktif dan tidak aktif yang diambil secara multistage sampling
serta 100 orang masyarakat sebagai kontrol diambil secara purposive sampling.
Motivasi internal dan eksternal sebagai variabel independen dan partisipasi kader/masyarakat
sebagai variabel dependen, kemudian dianalisis menggunakan teknik structural
equation modeling (SEM). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor motivasi
berpengaruh terhadap peran serta kader dan masyarakat dalam posyandu. Meskipun
demikian terdapat berbagai variasi pengaruh, pada kader aktif motivasi
eksternal lebih berpengaruh (p=0,97) dibandingkan dengan motivasi internal
(p=-0,41). Pada kader tidak aktif terjadi hal sebaliknya, sedangkan pada
masyarakat, kedua faktor motivasi menunjukkan pengaruh yang tidak bermakna.
Simpulan, pengaruh dan perbedaan pengaruh motivasi terhadap peran serta kader
dan masyarakat menentukan keberhasilan kegiatan posyandu.
Penulis: Henni Djuhaeni,
Sharon Gondodiputro, Rossi Suparman
Kode Jurnal: jpkedokterandd100112