Respons Insulin Like Growth Factor-I Pascalatihan Fisik Sebagai Indikator Peningkatan Densitas Tulang pada Wanita Lanjut Usia
Abstract: Latihan fisik
merupakan salah satu upaya untuk mencegah osteoporosis pada wanita lanjut usia
namun sampai saat ini indikator latihan fisik yang efektif, efisien, dan aman
dalam meningkatkan densitas tulang pada wanita lanjut usia di Indonesia masih
belum diketahui. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan respons insulin
like growth factor I (IGF-I) pascalatihan fisik, progressive resistance
exercise (PRE), dan senam pencegahan osteoporosis (SPO) terhadap densitas
tulang. Studi kasus eksperimen desain pretes dan postes dilakukan selama 16
minggu periode April-Juli 2005. Subjek penelitian terdiri 18 wanita lansia,
usia 55-65 tahun di Puskesmas Ciwaruga Bandung yang memenuhi kriteria inklusi
(usia 55-56 tahun, dan tidak mengkonsumsi obat-obatan yang berpengaruh buruk
terhadap densitas tulang). Analisis statistik yang digunakan uji hubungan
regresi linier berganda untuk menguji hubungan respons akut dan kronik IGF-I
terhadap densitas tulang. Hasil uji regresi linier berganda respons akut dan
kronik IGF-I terhadap densitas tulang pada kelompok PRE dan SPO menunjukkan
titik defleksi nilai densitas tulang sebesar 0,88 dan 0,83 g/cm2 (p= 0,000).
Persamaan regresi densitas tulang pada kelompok PRE =0,229 - 0,0005 respons
akut + 0,00006 respons kronik (p<0,05). Persamaan regresi pada kelompok SPO
menunjukan densitas tulang= 0,158 - 0,0002 respons akut + 0,00009 respons
kronik (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa PRE lebih efektif dan efisien dibanding
SPO.
Penulis: Neng Tine Kartinah
Almuktabar
Kode Jurnal: jpkedokterandd100100