Resistensi dari bakteri enterik: aspek global terhadap antimikroba
ABSTRAK: Resistensi
antimikroba dari bakteri merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat yang
sifatnya global. Masalah ini menjadi bertambah penting dalam hal pengobatan
infeksi enterik. Di negara-negara berkembang resistensi terhadap obat-obat
lapis pertama (first-line drugs) telah dijumpai di antara luman-kuman patogen
enterik, yang disebabkan oleh penggunaan antimikroba yang semena-mena. Pada
beberapa kasus, derajat resistensi memaksa digunakannya obat-obat lapis kedua
dan ketiga, yang harganya lebih mahal. Situasi ini juga mengancam timbulnya
resistensi terhadap golongan obat-obat antimikroba golongan ini yang pada
akhirnya menyebabkan beban ekonomi yang besar dan resistensi multipel. Di
banyak negara berkembang, data mengenai prevalensi resistensi antimikroba sedikit
sekali ditemukan. Kurangnya fasilitas laboratorium merupakan kendala besar
dalam mengembangkan surveilans yang efektif. Untuk mempertahankan jangka
efektivitas suatu antimikroba, khususnya di negara berkembang, perlu dilakukan
perbaikan sistem surveilans untuk memantau timbulnya resistensi antimikroba,
perbaikan akses laboratorium, peraturan penggunaan antimikroba yang lebih baik,
dan pendidikan masyarakat.
Penulis: Yenny dan Elly
Herwana
Kode Jurnal: jpkedokterandd0700141