Korelasi Kadar Asam Laktat dengan pH Darah Arteri Tali Pusat sebagai Prediksi Luaran Neonatal Dini
Abstract: Pemeriksaan Fetal
Blood Sampling dapat meningkatkan spesifitas Kardiotokografi (KTG), namun
jarang digunakan karena sulitnya pengambilan sampel dan penggunaan analisis gas darah.
Pemeriksaan kadar asam laktat dapat menjadi pilihan untuk menggantikan
pemeriksaan pH pada Fetal Blood Sampling
atau pH dalam darah arteri tali pusat. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui hubungan kadar asam laktat
dan pH darah janin pada tali pusat. Alat yang dipakai sebagai pengukur kadar
asam laktat pada penelitian ini adalah
microvolume electhrochemical test strip device, Lactate Pro (KDK Corp.
Kyoto,Japan), sedangkan alat pengukur pH darah :1- STAT Point -of –care, yang
menggunakan sampel darah arteri tali pusat segera setelah bayi lahir. Hasil
yang didapat dari penelitian ini ternyata Kadar laktat pada bayi dengan nilai
APGAR < 7 lebih tinggi daripada kadar laktat pada bayi dengan nilai APGAR
>7 (5,65 > 3,14). Kadar pH pada
bayi dengan nilai APGAR < 7 lebih rendah daripada mean rank kadar pH pada
bayi dengan nilai APGAR >7 (3,25 >
23,92) pada seksiosesarea dan partus pervaginam. Hubungan kadar asam laktat dan pH darah janin pada tali pusat
juga membuktikan bahwa pemeriksaan kadar asam
laktat tali pusat dapat digunakan sebagai prediksi terjadinya Hypoxic
Ischemic Encephalopathy, yang merupakan alternatif dari pemeriksaan pH darah
janin. Selanjutnya metode ini dapat diandalkan untuk pemantauan kesejahteraan
janin serta memprediksi morbiditas neonatal. Simpulan penelitian ini adalah
Pemeriksaan kadar asam laktat dapat menjadi pilihan untuk menggantikan
pemeriksaan pH pada fetal blood sampling, atau pH dalam darah arteri tali
pusat.
Penulis: Najoan Nan Warouw
Kode Jurnal: jpkedokterandd0700142