Persepsi Mahasiswa Terhadap Instruktur Sebaya pada Praktikum Pendengaran di Laboratorium Ilmu Faal Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Abstrak: metode pembelajaran tradisional yang masih diterapkan di Laboratorium Ilmu Faal Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dirasa menyulitkan dosen dalam menguasai mahasiswa serta mahasiswa pun merasa kurang mendapat perhatian dari dosen. Di samping itu tersedia alternatif metode pembelajaran yang kondusif, aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan yaitu metode pembelajaran instruktur sebaya.
Tujuan: mengetahui persepsi mahasiswa terhadap metode instruktur sebaya serta mengetahui saran dan harapan mahasiswa terhadap instruktur sebaya tersebut.
Metode: menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional.
Hasil dan Pembahasan: berdasarkan analisis kuesioner pada 150 responden yang terdiri dari 90 mahasiswa program reguler dan 60 mahasiswa program internasional didapatkan frekuensi persepsi mahasiswa terhadap faktor 1 kategori sangat tinggi 45,8%, tinggi 29,8%, sedang 23,7%, rendah 0%, dan sangat rendah 0,8%. Terhadap faktor 2 kategori tinggi 45%, sedang 41,2%, sangat tinggi 11,5%, rendah 1,5%, dan sangat rendah 0,8%. Terhadap faktor 3 kategori sangat tinggi 51,9%, tinggi 31,3%, sedang 16,0%, rendah 0%, dan sangat rendah 0,8%. Terhadap faktor 4 kategori tinggi 47,3%, sangat tinggi 31,3%, sedang 19,1%, rendah 1,5%, dan sangat rendah 0,8%. Tidak terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa program reguler dan internasional. Berdasarkan jawaban pertanyaan terbuka dan Focus Group Discussion didapatkan berbagai harapan dan saran mahasiswa terhadap model pembelajaran instruktur sebaya yang diujicobakan.
Kesimpulan: mahasiswa memberikan persepsi positif terhadap model pembelajaran instruktur sebaya. Instruktur sebaya yang diharapkan mahasiswa adalah yang pandai berkomunikasi, terstandarisasi secara akademik serta mampu mengarahkan mahasiswa.
Kata Kunci: persepsi mahasiswa, instruktur sebaya, peer assisted learning, laboratorium Ilmu Faal FK UGM
Penulis: Gandhes Endah Pakarti, Widya Wasityastuti, Yayi Suryo Prabandari
Kode Jurnal: jpkedokterandd130184

Artikel Terkait :