Functional Independence Measure Penderita Cedera Servikal
Abstract: Cedera servikal
merupakan salah satu cedera tulang belakang terbanyak pada penderita trauma. Di
Amerika Serikat tahun 2008 dari 100.000 kasus cedera tulang belakang, 2/3
merupakan kasus cedera servikal. Penilaian awal dilakukan berdasarkan American
Spinal Cord Injury Association (ASIA) Impairment Score, sedangkan hasil setelah
penatalaksanaannya sering diabaikan untuk evaluasi keberhasilan ahli di rumah
sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai functional independence measure
(FIM) penderita cedera servikal dengan manajemen konservatif dan korelasinya
dengan usia, jenis kelamin, jenis trauma, onset trauma, abnormalitas tulang
servikal, lesi cervical spine, dan ASIA Impairment Score. Dilakukan studi kohor
prospektif pada semua pasien cedera servikal yang memenuhi kriteria inklusi di
Departemen Bedah Saraf Rumah Sakit (RS) Dr. Hasan Sadikin Bandung. Subjek
dikelompokkan berdasarkan usia, jenis kelamin, trauma tunggal/multipel,
akut/kronik, abnormalitas tulang servikal, lesi komplet/inkomplet, ASIA
Impairment Score, dan komplikasi awal cedera. Pada penderita dilakukan
penilaian FIM di Poliklinik Bedah Saraf. Data dianalisis menggunakan uji-t dan
uji chi-kuadrat dengan p<0,05. Terdapat 17 penderita cedera servikal yang
dirawat di Departemen Bedah Saraf RS Dr. Hasan Sadikin Bandung periode April
2009–April 2010. Observasi kohor prospektif nilai FIM rata-rata penderita
cedera servikal adalah 4+1,63. Analisis chi-kuadrat menyatakan bahwa tidak
terdapat hubungan usia (p=0,064), jenis kelamin (p=0,144), jenis trauma
penyerta (p=0,959), onset cedera (p=0,220), abnormalitas tulang servikal
(p=0,869) dengan besarnya nilai FIM pasien cedera servikal. Terdapat hubungan
jenis lesi cervical spine (p=0,037), ASIA Impairment Score (p<0,001) dengan
besarnya nilai FIM penderita cedera servikal. Simpulan, jenis lesi cervical
spine dan ASIA Impairment Score memiliki hubungan bermakna dengan besarnya
nilai FIM penderita 3 bulan pascacedera servikal.
Penulis: Muhammad Zafrullah
Arifin, Jefri Henky
Kode Jurnal: jpkedokterandd130183