PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODECOOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH DANKONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN TIK KELAS X SEMESTER 2 DI SMA NEGERI 1 SEWON BANTUL TAHUN AJARAN 2010/2011
Abstrak: Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar TIK siswa antara
yang mendapat perlakuan metode Cooperative Learning tipe Make A Matchdan metode
Konvensional pada kelas X semester 2 SMA Negeri 1 Sewon.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Experimental The
Nonequivalent Control Group Design. Instrumen penelitian berupa tes pilihan
ganda sebanyak 20 soal untuk kompetensi dasar menggunakan menu ikon yang
terdapat dalam perangkat lunak pengolah angka (Microsoft Excel) dan 20 soal
untuk kompetensi dasar menggunakan rumus dan fungsi seperti operasi aritmatika,
fungsi IF dan Lookup. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X dan kelas
yang dijadikan sebagai sampel penelitian yaitu kelas XA dan XB. Analisis data
untuk pengujian hasil penelitian mengunakan uji normalitas, uji homogenitas dan
uji t untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar siswa kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
peningkatan hasil belajar pada kedua kelas dilihat dari nilai pretest, posttest
dan gain.Perbandingan rata-rata nilaigainpada Kompetensi Dasar 2.1 kelas
eksperimen yaitu 0,31dan kelas kontrol 0,04 sedangkanrata-rata nilai gain pada
Kompetensi Dasar 2.2 kelas eksperimen yaitu 0,34dan kelas kontrol 0,09.Hal ini
menunjukan bahwa hasil belajar kelas yang menggunakan Make A Matchpada mata
pelajaran TIK lebih besar dibandingkan dengan kelas Konvensional. Dengan
demikian metode Cooperative Learning tipe Make A Matchberpengaruh terhadap
peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran TIK.
Penulis: USWATUN CHOIRIYAH
Kode Jurnal: jptinformatikadd120071