PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ASETOSAL DAN KOMBINASI ASETOSAL-KLOPIDOGREL TERHADAP PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT

ABSTRAK: Stroke iskemik akut dapat mengakibatkan defisit neurologi yang sebagian besar akan menimbulkan gejala kelumpuhan pada bagian tertentu dan atau terjadi penurunan kesadaran secara mendadak. Angka kejadian yang cukup tinggi dan efeknya terhadap penderita membuat pencegahan stroke iskemik akut dengan obat yang tepat sangat diperlukan. Asetosal adalah terapi yang bekerja sebagai antitromboksan yang sering pula dikenal dengan nama aspirin. Klopidogrel merupakan obat oral kelas tienopiridin yang berperan sebagai antiplatelet dalam terapi stroke iskemik akut sehingga mencegah terjadinya gumpalan darah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat  perbedaan efektivitas pada terapi stroke iskemik akut menggunakan asetosal dan kombinasi asetosal-klopidogrel. Metode yang digunakan bersifat observasional analitik dengan pendekatan cohort. Penelitian dilakukan dengan cara menghitung derajat stroke pasien menggunakan NIHSS (National Institute of Health Stroke Scale) ketika hari pertama dirawat di rumah sakit sebelum mendapat terapi dan hari ketujuh setelah dilakukan terapi. Penelitian dilakukan selama empat bulan dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Data pertama-tama diuji normalitas distribusinya kemudian setelah terbukti distribusi normal maka dilakukan uji T tidak berpasangan dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% yang menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna pada terapi stroke iskemik akut dengan asetosal dan kombinasi asetosal klopidogrel.
Kata-kata kunci: asetosal, klopidogrel, stroke iskemik akut, NIHSS
Penulis: Sari Dianita Purnama, Pagan Pambudi, Nelly Al Audhah
Kode Jurnal: jpkedokterandd130054

Artikel Terkait :