POLA SENSITIVITAS IN VITRO Salmonella typhi TERHADAP ANTIBIOTIK KLORAMFENIKOL, AMOKSISILIN, DAN KOTRIMOKSAZOL

ABSTRAK:  Angka  kejadian  demam  tifoid  pada  anak  yang  masih  tinggi  khususnya  di  Bagian Anak  RSUD  Ulin  Banjarmasin,  sehingga  diperlukan  pengobatan  yang  efektif  dan  efesien.  Uji sensitivitas  terhadap  organisme  yang  cenderung  mengalami  resistensi  seperti  Salmonella  typhi sangatlah  penting  karena  pada  masing-masing  daerah  mempunyai  pola  sensitivitas  Salmonella  yang berbeda  dan  berubah  seiring  waktu.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  pola sensitivitas  in  vitro  Salmonella  typhi  terhadap  antibiotik  kloramfenikol,  amoksisilin,  dan kotrimoksazol  pada  pasien  yang  berada  di  Bagian  Anak  RSUD  Ulin  Banjarmasin.  Penelitian  ini bersifat  deskriptif  laboratorik.  Dari  37  sampel  darah  penderita  demam  tifoid  di  Bagian  Anak  RSUD Ulin  Banjarmasin  didapatkan  20  isolat  positif  Salmonella  typhi  dan  telah  dilakukan  uji  sensitivitas terhadap  3  jenis  antibiotik  yaitu  kloramfenikol,  amoksisilin,  dan  kotrimoksazol.  Penelitian  ini dilakukan  dengan  metode  difusi  Kirby-Bauer.  Interpretasi  hasil  berdasarkan  pada  terbentuknya  zona radikal  pertumbuhan  bakteri  di  sekitar  disk  antibiotik  dan  dibandingkan  dengan  standar  sensitivitas menurut  Clinical  and  Laboratory  Standards  Institute  (CLSI)  tahun  2011.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa Salmonella typhi sensitif terhadap kloramfenikol, (65%); amoksisilin, (15%); dan kotrimoksazol,  (80%);  resisten  terhadap  kloramfenikol,  (10%);  amoksisilin,  (85%);  dan Berkala Kedokteran Vol. 9 No. 1 April 2013 kotrimoksazol,  (20%);  dan  intermediat  terhadap  kloramfenikol,  (25%).  Hasil  penelitian  ini menunjukkan  antibiotik  kloramfenikol  dan  kotrimoksazol  masih  sensitif  terhadap  kuman  Salmonella typhi, sedangkan amoksisilin sudah resisten.
Kata-kata kunci: amoksisilin, kloramfenikol, kotrimoksazol, Salmonella typhi
Penulis: Silvan Juwita, Edi Hartoyo, Lia Yulia Budiarti
Kode Jurnal: jpkedokterandd130053

Artikel Terkait :