HUBUNGAN ANTARA STATUS KEAKRABAN ORANG TUA-ANAK DAN KECENDERUNGAN ANTISOSIAL PADA PELAJAR SMK YPK KOTA BANJARBARU
ABSTRAK: Kenakalan
remaja merupakan salah
satu bentuk perilaku
antisosial. Remaja yang tidak
memiliki keakraban dengan
orang tua cenderung
memiliki perilaku antisosial dibandingkan
dengan remaja yang
memiliki keakraban dengan
orang tua. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status keakraban orang
tua-anak dan kecenderungan antisosial pada pelajar SMK YPK Kota Banjarbaru.
Penelitian ini adalah penelitian
deskriptif analitik dengan
pendekatan cross-sectional dengan
sampel penelitian sebanyak 48
orang dan dipilih
secara purposive sampling.
Status keakraban orang
tua-anak dan kecenderungan antisosial
ditentukan dengan menggunakan
masing-masing kuesioner yaitu Instrumen
Keakraban Remaja-Orang tua
(IKRO) dan The
Manson Evaluation Test. Sampel
terdiri atas, 16
orang pelajar yang
tidak memiliki keakraban
dengan orang tua
dan yang memiliki keakraban
dengan orang tua
berjumlah 32 orang.
Hasil pengumpulan data tersebut
menunjukkan bahwa pelajar
SMK YPK yang
tidak memiliki keakraban
dengan orang tua memiliki kecenderungan antisosial sebanyak 16 orang
(33%), sementara tidak ada pelajar
yang tidak memiliki
kecenderungan antisosial (0%).
Selain itu, pelajar
SMK YPK yang memiliki
keakraban dengan orang
tua memiliki kecenderungan
antisosial sebanyak 24 orang
(50%) dan tidak
memiliki kecenderungan antisosial
sebanyak 8 orang
(17%). Hasil analisis statistik
dengan menggunakan uji
Fisher pada tingkat
kepercayaan 95% menunjukkan
terdapat hubungan yang bermakna antara status keakraban orang tua-anak dan kecenderungan
antisosial pada pelajar SMK YPK Kota Banjarbaru (p=0,039).
Penulis: Annisa Avicenna
Ayudiyusraa, Achyar Nawi Husein, Mohammad, Bakhriansyah
Kode Jurnal: jpkedokterandd130055