Pengaruh Pembilasan Cairan Endometrioma terhadap Kadar Transforming Growth Factor-ß1 dan Skor Adesi Klinis
ABSTRAK: Endometrioma adalah
salah satu jenis
kista ovarium yang
berisi cairan kecoklatan
sebagai akumulasi darah
menyerupai perdarahan
menstruasi di dalam
kista. Pembilasan adalah
metode yang umum
dikerjakan guna menghilangkan
cairan endometrioma.
Penelitian ini bertujuan
memberikan gambaran efektifitas
pembilasan untuk menurunkan
resiko perlekatan melalui evaluasi peran
TGF−β1 sebagai mediator
utama terjadinya perlekatan
pasca pembedahan. Pada
penelitian ini dibagi
grup Orictologus cuniculus secara random menjadi empat grup
laparoskopik: [1] pembilasan cairan endometrioma manusia, suction; [2] pembilasan cairan
endometrioma manusia, pembilasan
salin; [3] pembilasan
cairan endometrioma manusia,
pembilasan salin sebanyak sepuluh
kali; [4] hanya
laparoskopi. Pada hari
ke-14 konsentrasi TGF−β1
jaringan peritoneal dievaluasi
menggunakan prosedur ELISA dan
skor adhesi menggunakan
sistem skoring standar.
Konsentrasi TGF−β1 dianalisa
menggunakan ANOVA dan uji tes
Mann-Whitney untuk skor
adhesi klinis. Berdasarkan
hasil statistik, Group
1 memiliki konsentrasi
TGF−β1 jaringan peritoneal yang
signifikan lebih tinggi (p = 0,001) dan skor adhesi klinis (p = 0,021)
dibandingkan dengan kelompok 3. Pada group 2
konsentrasi TGF−β1 jaringan
peritoneal signifikan lebih
tinggi dibanding grup 3 (p=.004),
akan tetapi skor
adhesi klinis tidak signifikan secara statistik
dibandingkan dengan grup 3 (p = 0,328) dan 1 (p = 0,195). Kesimpulan, pada
pembedahan laparoskopik menggunakan
model kelinci, efek
pembilasan dengan salin
sebanyak sepuluh kali
bisa mengurangi konsentrasi
TGF−β1 jaringan peritoneal dan
mean skor adhesi klinis.
Penulis: Sonia Rahayu, Relly Y
Primariawan, Hendy Hendarto, Lila D Azinar, Widjiati
Kode Jurnal: jpkedokterandd130049