Estimasi Berat Badan Lahir berdasarkan Pengukuran Diameter Biparietal, Lingkar Kepala, Panjang Femur dan Lingkar Perut Janin
ABSTRAK: Berat badan lahir
(BBL) merupakan parameter penting untuk memprediksi luaran neonatal dan
membantu menentukan penanganan di bidang obstetri. Biometri fetus dengan
ultrasonografi telah diasumsikan sebagai metode yang lebih akurat dalam memperkirakan
BBL karena mencakup
berbagai dimensi linear
maupun planar dari
fetus. Tujuan penelitian
ini untuk mengestimasi
berat badan lahir berdasarkan
pengukuran diameter biparietal, lingkar kepala, panjang femur dan lingkar perut
janin. Metode penelitian berupa cross sectional menggunakan a = 0,05 dan power
= 90%, besar korelasi kedua pengukuran (r) = 0,40. Besar sampel minimal 52 ibu hamil. Data
diolah menurut analisis
koefisien korelasi Spearman–Frank Pearson.
Dari hasil estimasi
BBL menggunakan satu variabel pengukuran, didapatkan AC
merupakan estimator yang sangat bermakna (p < 0,01) dengan koefisien korelasi tertinggi (r =
0,880). Dengan dua variabel pengukuran, didapatkan gabungan AC dan FL merupakan
estimator terbaik dengan nilai koefisien korelasi tertinggi (r = 0,950). Untuk
tiga variabel pengukuran, BPD, AC, dan FL dapat digunakan mengestimasi BBL
secara sangat bermakna (p < 0,01), dengan nilai koefisien korelasi tertinggi
(r = 0,956). Untuk pengukuran menggunakan semua variabel bebas (BPD, AC,
FL, dan HC)
didapatkan hasil bermakna
(p < 0,01), namun
koefisien regresi HC
bernilai negatif (-4,28). Kesimpulan: AC merupakan
estimator terbaik dalam
penentuan BBL berdasarkan
satu variabel bebas.
Gabungan pengukuran AC
dan FL merupakan estimator
terbaik dalam penentuan
BBL berdasarkan dua
variabel bebas. Pengukuran
BPD, AC dan FL merupakan estimator terbaik dalam penentuan
BBL berdasarkan tiga variabel bebas. Pengukuran BPD, AC, FL dan HC
memperlihatkan semua variabel bebas bermakna
(p < 0,01),
namun koefisien regresi
dari HC bernilai
negatif (-4,28). Berdasarkan
nilai R2 disimpulkan bahwa model estimasi BBL yang
terbaik adalah dengan persamaan regresi: TBBL = -9482,38 + 35,06 BPD + 12,88 AC
+ 72,24 FL.
Penulis: Maya Mawengkang
Kode Jurnal: jpkedokterandd130048