HUBUNGAN KONDISI RUMAH DENGAN FREKUENSI KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA) DI RT 01 DAN RT 08 KELURAHAN OLAK KEMANG TAHUN 2012
ABSTRAK: visi Indonesia sehat
disebutkan bahwa gambaran masyarakat indonesia di masa depan yang ingin di
capai melalui pembangunan kesehatan adalah masyarakat bangsa dan negara yang di
tandai oleh penduduknya yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup
sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang
setinggi-tingginya di seluruh wilayah republik Indonesia.Beberapa penyakit yang
sulit di sembuhkan karena kondisi rumah yang tidak sehat.Salah satu dari sekian
banyak penyakit tersebut adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
Tujuan : Mengetahui hubungan kondisi rumah dengan frekuensi kejadian
ISPA.
Metode : Penelitian yang di lakukan adalah penelitian analitik dengan
desain Cross sectional. Jumlah sampel
sebanyak 54 responden dari 294 populasi dan dipilih secara teknik
Systematic Random sampling. Pengumpulan
data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan statistik analitik korelatif.
Hasil : Dari hasil penelitian di dapatkan dari 54 responden yang sering
mengalami ISPA adalah sebanyak 33 penderita 61,1%. Sebagian besar ada hubungan
antara ventilasi,kondisi dapur,kepadatan hunian dengan ISPA.
Kesimpulan : Ada hubungan antara frekuensi kejadian ISPA dengan ventilasi
rumah penduduk kelurahan Olak Kemang Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi Tahun
2012.Ada hubungan antara Frekuensi kejadian ISPA dengan kondisi dapur rumah
penduduk Kelurahan Olak Kemang Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi Tahun 2012.Ada
hubungan antara Frekuensi kejadian ISPA dengan kepadatan hunian rumah penduduk
Kelurahan Olak Kemang Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi Tahun 2012.
Penulis: Deni Ahmad Salsila
Kode Jurnal: jpkedokterandd130009