Hubungan Beberapa Faktor Risiko Ibu Hamil Dengan Hiperemesis Gravidarum
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran dan hubungan faktor risiko ibu hamil dengan
hiperemesis gravidarum di bangsal obstetri dan ginekologi RSUD Raden Mattaher
Jambi. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain case
control tak berpadanan. Sampel penelitian ini terdiri dari 62 kasus dan 62
kontrol. Data diperoleh dengan mengambil rekam medik di bangsal obsteri dan
ginekologi RSUD Raden Mattaehr. Dari 62 sampel kasus dan 62 kelompok kontrol
yang memenuhi kriteria inklusi, didapatkan hasil umur ibu risiko tinggi 2
responden (1,6%) kelompok kasus, dan 5 responden (4%) kelompok Kontrol.
Primigravida 32 responden (25,8%) kelompok kasus, dan 19 responden (15,3%)
kelompok kontrol. Umur kehamilan ≤16 minggu 53 responden (42,7%) kelompok
kasus, dan 19 responden (15,3%) kelompok
kontrol. Anemia 32 responden (25,8%) kelompok kasus, dan 16 responden (12,9%)
kelompok kontrol. Terdapat hubungan bermakna antara primigravida dengan
hiperemesis gravidarum (p=0,045. Terdapat hubungan bermakna antara umur
kehamilan ≤16 minggu (p=0,000). Terdapat pula hubungan yang bermakna antara
anemia dengan hiperemesis gravidarum (p=0,006). Tidak didapati perbedaan yang
bermakna antara umur ibu dengan hiperemesis gravidarum (p=0,436).
Penulis: Silviana Sari,
Firmansyah, Armaidi Darmawan
Kode Jurnal: jpkedokterandd130008