Hubungan Kadar Seng Plasma dengan Derajat Penyakit Pneumonia

Abstract: Pneumonia merupakan masalah kesehatan utama anak di dunia dan sebagai penyebab terbanyak morbiditas dan mortalitas anak di negara berkembang. Anak dengan defisiensi mikronutrien termasuk seng berisiko tinggi terjadi pneumonia, karena gangguan sistem imun. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar seng plasma dengan pneumonia, pneumonia berat, dan sangat berat pada anak usia 2–59 bulan. Penelitian observasi analitik dengan rancangan potong lintang dilakukan bulan Agustus sampai November 2009 di Departemen Ilmu Kesehatan Anak RS Dr. Hasan Sadikin Bandung, RS Ujung Berung, dan RS Cibabat. Subjek harus memenuhi kriteria diagnosis klinis pneumonia menurut World Health Organization (WHO) Indonesia dan berusia 2–59 bulan. Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan kadar seng plasma dilakukan saat penderita datang. Analisis data menggunakan uji eksak Fisher dan untuk melihat hubungan kadar seng plasma dengan derajat pneumonia menggunakan uji Mann-Whitney. Dari total 42 subjek yang memenuhi kriteria inklusi, didapatkan 1 (2%) anak pneumonia, 32 (76%) pneumonia berat, dan 9 (22%) pneumonia sangat berat. Terdapat perbedaan bermakna (p=0,032) kadar seng plasma antara kelompok pneumonia berat dan sangat berat dengan median 96,685 μg/dL (57,32–195,66 μg/dL) untuk penumoia berat dan 80,240 μg/dL (63,01–111,84 μg/dL) untuk pneumonia sangat berat. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa kadar seng plasma memiliki hubungan dengan pneumonia berat dan sangat berat pada anak usia 2–59 bulan.
Kata kunci: Pneumonia, seng plasma, sistem imun
Penulis: Paramita Diah Winarni, Dedi Rachmadi, Nanan Sekarwana
Kode Jurnal: jpkedokterandd120110

Artikel Terkait :