Hiperviskositas Pada Penyakit Jantung Bawaan (PJB) Sianotik

Abstrak: Peningkatan viskositas darah pada pasien dewasa dengan penyakit jantung bawaan sianotik merupakan hasil yang tidak dapat dihindari dari eritropoesis sekunder, dan tendensi untuk terjadinya perdarahan. Gangguan hemostasis yang paling sering adalah trombositopenia dan gangguan agregasi trombosit. Tindakan flebotomi yang sering dilakukan pada pasien sianotik jika dilakukan cepat dan tanpa disertai pemberian cairan pengganti akan menyebabkan pembuluh darah kolaps, spel sianotik, kerusakan pembuluh darah serebral ataupun kejang dan flebotomi berulang juga akan meningkatkan risiko tersebut dengan menyebabkan defisiensi besi yang kronik.
Kata kunci: penyakit jantung congenital sianotik, hiperviskositas, trombositopenia
Penulis: Febtusia Puspitasari, Ganesya M Harimurti
Kode Jurnal: jpkedokterandd100083

Artikel Terkait :