EKSTRAK METANOL DAUN KELOR MEMPENGARUHI EKSPRESI P53 MUKOSA KOLON TIKUS YANG DIINDUKSI DMBA
ABSTRACT: Protein p53 berperan
pada jalur respon stres yang mencegah pertumbuhan dan survival sel-sel yang
memiliki potensikeganasan dan banyak diekspresikan pada sel yang mengalami
mutasi dan stres genotoksik. Penelitian ini bertujuanmengetahui pengaruh
ekstrak metanol daun Moringa oleifera terhadap jumlah epitel yang
mengekspresikan p53 padamukosa kolon Rattus novergicus strain wistar jantan
yang diinduksi DMBA. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimental dengan
rancangan post test control group design yang menggunakan 20 ekor tikus wistar
jantan yangdibagi secara acak menjadi lima kelompok. Kelompok I diberi diet
normal tanpa DMBA dan ekstrak metanol daun Moringaoleifera selama 105 hari.
Kelompok II diberi diet normal dan DMBA 10 mg/kgBB/hari per oral selama 45
hari, dilanjutkandengan diet normal saja selama 60 hari. Kelompok III-V diberi
diet normal dan DMBA 10 mg/kgBB/hari per oral selama 45hari, dilanjutkan dengan
diet normal dan ekstrak metanol daun Moringa oleifera dalam berbagai dosis (20,
40, dan 80mg/kgBB/hari) per oral selama 60 hari. Jumlah epitel yang
mengekspresikan p53 pada mukosa kolon tikus dihitungmenggunakan metode
imunohistokimia. Analisis data menggunakan metode One Way ANOVA diikuti dengan
uji post hocTukey menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun Moringa oleifera
memberikan pengaruh yang signifikan terhadapjumlah epitel yang mengekspresikan
p53 (p=0,042) (dari 12 sel pada kelompok II menjadi 5 sel pada kelompok IV
per60.000 sel). Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak metanol daun Moringa
oleifera dapat menurunkan jumlah epitelyang mengekspresikan p53 pada mukosa
kolon tikus wistar jantan yang diinduksi DMBA.
Penulis: Fitria Nurindro
Rahmahani, Mohamad Rasjad Indra, Diana Lyrawati
Kode Jurnal: jpkedokterandd130405