USULAN PERBAIKAN PROSES BISNIS DENGAN KONSEP BUSINESS PROCESS REENGINEERING (STUDI KASUS : PERMATA GUEST HOUSE)
Abstract: Permata Guest House
Semarang merupakan usaha bisnis yang bergerak di bidang jasa penginapan.
Perkembangan skala bisnis Permata Guest House yang pesat tidak disertai dengan
penataan dan pengelolaan proses bisnis (Business Process) yang memadai,
mengakibatkan banyak kemunculan keluhan dari stakeholder, yaitu dari pelanggan
(customer), dan kalangan internal karyawan.
Key Performance Indicator (KPI) yang digunakan dalam penelitian terhadap
Permata Guest House ini adalah KPI yang diturunkan dari Critical Success Factor
(CSF). Pengukuran kinerja dilakukan dengan berdasarkan indikator performansi
(Performance Indicator) yang telah ditentukan pada observasi awal beserta
ukuran dan target yang dicapai untuk tiap indikatornya. Dari hasil observasi
awal didapatkan selisih indikator moral kerja dan loyalitas sebesar 20%,
komplain keramahtamahan sebesar 16,67%, komplain penampilan dan sikap sebesar
16,67%, tingkat okupansi marketing sales sebesar 30%, dan kepuasan layanan
sebesar 77,78%. Berdasarkan analisis pengukuran kinerja dan proses bisnis telah
didapatkan faktor-faktor yang menyebabkan kinerja proses bisnis belum sesuai
target, salah satu penyelesaian untuk dapat memperbaiki kinerja adalah dengan
merancang ulang proses bisnis dengan menggunakan metode Business Process
Reengineering (BPR). Dari hasil BPR perlu dilakukan peninjauan kembali
(rethinking), perancangan ulang (redesign), dan evaluasi (retool) terhadap
model kinerja bisnis. Hasil dari rekayasa ulang proses bisnis berupa pembakuan
usulan proses bisnis, penyusunan visi misi perusahaan, perancangan struktur
organisasi dan job description, serta penyusunan Standart Operating Procedure
Penulis: Bhaswara Adhitya
Wardhana, Darminto Pujotomo, Susatyo Nugroho W.P.
Kode Jurnal: jptindustridd130273