RANCANGAN PERBAIKAN STOPCONTACT MELALUI PENDEKATAN METODE DFMA (DESIGN FOR MANUFACTURING AND ASSEMBLY) PADA PT. XYZ
Abstract: Desain memegang
peran yang penting dalam memproduksi produk stopcontact, hal ini dikarenakan
desain berhubungan langsung dengan proses manufaktur dan proses perakitannya.
Desain yang lebih sederhana akan meningkatkan effisiensi penggunaan waktu yang
berujung pada penurunan biaya perakitan yang dibutuhkan. Penelitian ini
dimaksudkan untuk mengevaluasi desain produk stopcontact 754 yang ada pada saat
ini dengan menggunakan metode Design for Manufacturing and Assembly (DFMA).
Design For Manufacturing and Assembly (DFMA) adalah sebuah pendekatan yang
digunakan untuk membantu perancang menentukan rancangan produk dan metode
perakitan stopcontact 754 dengan waktu dan biaya yang optimum namun tidak
meninggalkan keinginan pasar dan fungsionalitas produk. Pada awal penelitian
dilakukan pengukuran waktu dengan metode stopwatch time study untuk mengetahui
waktu perakitan. Selanjutnya adalah melakukan perbaikan rancangan stopcontact
754 untuk mereduksi waktu perakitan serta biaya perakitan yang dibutuhkan untuk
setiap unitnya. Perbaikan rancangan dilakukan dengan melakukan proses eliminasi
dan kombinasi komponen-komponen yang tidak memberikan nilai tambah pada produk
tersebut seperti baut 3323-A, baut 3323-AP dan kaleng fixture 7544. Selanjutnya
dari hasil perbaikan rancangan disusun kembali urutan perakitan, sehingga
menghasilkan urutan perakitan yang paling optimal dengan pengembangan assembly
process chart. Perbaikan rancangan dengan DFMA menunjukkan bahwa waktu
perakitan berkurang hingga 19.57%, jumlah komponen berkurang hingga 25.53%
serta biaya total perakitan berkurang hingga 19.14%.
Penulis: Yogi Khairi Hasibuan,
A. Jabbar M. Rambe, Rosnani Ginting
Kode Jurnal: jptindustridd130228