PENGHITUNGAN WAKTU PENGERINGAN KAYU JATI METODE PROGRESIF DENGAN LOGIKA FUZZY (STUDI KASUS CV. DWI TUNGGAL – BAWEN)
Abstract: Untuk menyiasati
kendala yang dihadapi perusahaan mebel dalam memperoleh bahan baku jati tua,
salah satunya adalah menggunakan kayu jati muda dan melakukan metode
pengeringan progresif. Selama menggunakan metode pengeringan progresif ini
ternyata sering terjadi keterlambatan pemenuhan order. Belum adanya model
prediksi waktu proses pengeringan menyebabkan pengambilan keputusan due date
order oleh pihak manajemen kurang akurat. Proses pengeringan progresif yang
dibahas pada penelitian in adalah pengeringan di udara terbuka (open drying).
Waktu pengeringannya ditentukan oleh faktor evaporasi, ketebalan kayu dan
kandungan air dalam kayu (MC/ Moisture Content).
Untuk mendapatkan waktu pengeringan, faktor-faktor yang mempengaruhinya
diinterpolasikan dengan logika inferensi fuzzy sehingga didapatkan hitungan
kuantitatif. Input perhitungan adalah data historis dan pengalaman bagian wood
center yang biasa melakukan proses pengeringan kayu. Toolbox fuzzy dari Matlab digunakan
untuk menguji dan melakukan perhitungan dari model yang telah dibuat.
Validasi model dilakukan dengan dua cara, yaitu menguji model fuzzy
dengan input-input dengan nilai tertentu dan nilai sembarang untuk menguji make
sensenya model serta dengan cara membandingkan hasil perhitungan dari toolbox
yang telah diprogram dengan waktu pengeringan yang ada di lapangan. Dari proses
validasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model fuzzy yang telah
dibangun adalah valid atau sesuai dengan sistem yang ada.
Penulis: Zainal Fanani, Heru
Prastawa, Suswianti
Kode Jurnal: jptindustridd060025