KARAKTERISTIK REAKTOR HIDROGENASI MINYAK BIJI KAPUK UNTUK PEMBUATAN GREEN DIESEL
Abstrak: Green diesel merupakan salah satu solusi mengatasi
kebutuhan bahan bakar diesel yang semakin meningkat, green diesel merupakan
minyak diesel yang berasal dari hidrogenasi minyak nabati yang memiliki
kualitas lebih baik dibandingkan biodiesel dan ramah lingkungan. Proses
hidrogenasi minyak nabati menjadi green diesel dirancang di reaktor yang
beroperasi pada suhu 2500C
dan tekanan 10 atm, untuk beroperasi pada suhu dan tekanan tersebut maka
perlu diketahui karakter reaktor juga
suhu pemanasnya. Penelitian ini dilakukan dengan merancang reaktor
hidrogenasi dan merancang pemanas reaktor juga uji temperatur pemanas.Pemanas
listrik disambungkan dengan regulator
tegangan, termokopel dipasang pada batu penahan
panas tepat di atas elemen pemanas. Regulator
diputar pada tegangan 100 volt, perubahan suhu dicatat tiap 5 menit, percobaan dihentikan apabila suhu sudah konstan ,
percobaan diulangi untuk tegangan
125,150,175,200 dan 225 volt. Percobaan
diulang untuk mempelajari karakter perpindahan panas ke reaktor. Hasil dari penelitian ini adalah
reaktor hidrogenasi dirancang dari bahan stainless steel, beroperasi pada temperatur 2500C
dengan tekanan 10 atm, Spesifikasi reaktor
sebagai berikut : volume cairan 2 liter, tinggi reaktor 31 cm, diameter
luar 15 cm dan diameter dalam 10 cm.
Reaktor tabung ini dilihat dari persyaratan suhu dan kebutuhan panas
dapat digunakan sebagai reaktor untuk hidrogenasi minyak biji kapuk. Pemanasan
di reaktor dapat mencapai suhu 2400C dengan menggunakan tegangan
175 Volt.
Penulis: Siti Salamah, Martomo
Setyawan
Kode Jurnal: jptindustridd130186