KINETIKA REAKSI KHROM DAN KAPUR PADAM PADA PENGOLAHAN LIMBAH PENYAMAKAN KULIT SECARA BATCH
Abstrak: Kulit merupakan bahan
baku untuk produk-produk kerajinan. Sebelum digunakan, kulit melalui proses penyamakan.
Sebagaian besar industri penyamakan kulit menggunakan khrom sebagai bahan
penyamak. Untuk limbah penyamakan kulit yang mengandung khrom, kadar maksimum
yang diperbolehkan sebesar 2,0 mg/L. limbah yang dihasilkan perlu ditangani agar tidak menimbulkan
masalah lingkungan. Pemungutan khrom dari limbah cair penyamakan kulit dapat
dilakukan dengan mereaksikan dengan kapur padam. Namun kondisi dan kinetika
reaksinya belum diketahui secara baik, khususnya reaksi dalam reaktor batch,
sehingga perlu dipelajari. Reaksi pemungutan khrom dengan kapur padam dapat dilakukan
dalam reaktor slurry tangki berpengaduk secara batch. Mula-mula limbah
penyamakan kulit dimasukan kedalam reaktor kemudian diaduk dengan
kecepatan tertentu pada suhu
kamar. Pada kondisi reaktor telah
tercapai kemudian dimasukan kapur padam. Cuplikan diambil setiap selang waktu 3
menit selama 24 menit..Analisis konsentrasi khrom yang tertinggal dijalankan
dengan Atomic Absorrption Spectrofhotometer (AAS). Variable yang dipelajari
adalah variasi kecepatan pengaduk pada kisaran 140-200 rpm, suhu 30 –60°C, dan
perbandingan mol kapur padam dengan mol khrom 1 – 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi
antara kapur padam dengan khrom secara keseluruhan dikendalikan oleh perpindahan
massa pada lapisan film cair dan lapisan hasil. Pada suhu 30 – 60°C, konstanta
kecepatan reaksi mengikuti persamaan Arrhenius.
Kenaikan suhu pada rentang tersebut tidak berpengaruh besar pada nilai
difusivitas pada lapisan hasil. Perbandingan mol kapur padam dengan khrom tidak
mempengaruhi konstanta perpindahan massa pada lapisan film cair, difusivitas
pada lapisan hasil maupun konstanta kecepatan reaksi.
Penulis: Maryudi, Anwaruddin
Hisyam
Kode Jurnal: jptindustridd130187