EVALUASI KINERJA FISIK SISTEM SUBAK YANG BERORIENTASI AGROEKOWISATA MENGGUNAKAN PENDEKATAN LOGIKA FUZZY

ABSTRAK: Seiring dengan perkembangan pariwisata di Bali, salah satu fenomena yang terjadi adalah bahwa konversi lahan ke lahan non-pertanian, menyebabkan saluran irigasi tidak dapat berfungsi lagi. Selain itu, kebutuhan air akan meningkat tidak hanya untuk irigasi, tetapi juga untuk sektor lainnya dari irigasi. Kondisi ini dapat mengganggu kinerja dari sistem subak. Salah satu strategi untuk meningkatkan sistem subak adalah untuk mengembangkan agroekowisata berdasarkan sistem subak. Analisis kinerja sistem subak fisik dilakukan dengan menggunakan pendekatan logika fuzzy untuk mengukur kondisi ketidakjelasan. Karena masalah yang terkait dengan kinerja sistem irigasi subak sering kabur dan tidak dapat diklasifikasikan dengan pasti. Hasil penelitian ini adalah (i) nilai-nilai sistem indikator kinerja irigasi subak, kondisi dan fungsi sarana irigasi subak, kondisi dan fungsi fasilitas subak, dan fasilitas agroekowisata, (ii) mengetahui kinerja fisik sistem irigasi subak di Bali dengan agroekowisata berorientasi. Tahapan penelitian ini adalah mengumpulkan dan analisis data meliputi: (i) RWS (Relative Water Supply), (ii) RIS (Relative Irrigation Supply), (iii) Ia (Index Area), (iv) analisis kondisi dan fungsi jaringan irigasi subak, (v) kondisi dan fungsi fasilitas subak, (vi) fasilitas agroekowisata, dan (vii) kinerja fisik dari sistem subak menggunakan pendekatan logika fuzzy. Tingkat pemanfaatan air di Subak Anggabaya dan Subak Lodtunduh dalam satu tahun itu baik. Subak Anggabaya dan Subak Lodtunduh memiliki pasokan air irigasi yang cukup dengan nilai-nilai RIS dalam satu tahun > 1. Berdasarkan Indeks Area (IA), bisa dilihat bahwa daerah irigasi di Subak Anggabaya dan Subak Lodtunduh sesuai dengan rencana. Kinerja fisik Anggabaya subak sistem dan Subak Lodtunduh sistem adalah dalam kriteria menengah. Simulasi hasil bahwa pengembangan agroekowisata pada sistem subak dapat meningkatkan kinerja fisik dari sistem subak.
Kata kunci: kinerja irigasi, subak, agroecotourism, logika fuzzy
Penulis: SUMIYATI, LILIKSUTIARSO, WAYANWINDIA, DAN PUTUSUDIRA
Kode Jurnal: jptindustridd110048

Artikel Terkait :