ANALISIS WAKTU ANTAR KERUSAKAN MESIN ELECTRIC MOTOR MENGGUNAKAN METODE FAILURE FINDING INTERVAL (STUDI KASUS DI PT. XYZ)

Abstrak: PT.  XYZ  merupakan  perusahaan  yang  memproduksi  produk  pulp  (bubur  kertas)  dan  paper (kertas). Permasalahan yang sedang dihadapi PT. XYZ adalah tingginya tingkat downtime yang terjadi pada mesin electric motor di fiberline area pada tahun 2011 yang mencapai 301.5 jam per tahun. Oleh sebab  itu  dilakukan  penelitian  mengenai  analisis  waktu  antar  kerusakan  mesin  dan  mengusulkan penjadwalan  optimal  preventive  replacement  age  terhadap  mesin  electric  motor  fiberline  area  pada PT.XYZ.  Pendekatan  yang digunakan  adalah  metode  FFI   (Failure  Finding  Interval).  Berdasarkan  hasil perhitungan menggunakan metode FFI maka diperoleh rata-rata waktu antar kerusakan (mean time between  failure)  mesin  electric  motor  di  tiga  fiberline  area  adalah  17  hari,  32  hari,  26  hari. Hasil perhitungan  optimal  preventive  replacement  age    electric  motor  fiberline  area  di  area  yang  sama adalah 25 hari, 35 hari, 39 hari. Setelah perhitungan metode FFI didapat laju kerusakan electric motor menurun di tiga fiberline area adalah sebesar 0,035; 0,047 dan 0,059 dalam satu hari  berturut-turut pada fiberline area 1,2 dan 3.  
Kata kunci:  Failure Finding Interval (FFI), Mean Time Between Failure, Optimal Preventive Replacement Age
Penulis: Ade Firmansyah, Khawarita Siregar, Tuti Sarma Sinaga
Kode Jurnal: jptindustridd130204

Artikel Terkait :