ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN UNTUK MEREDUKSI DOSIS PAPARAN BISING DI PT. XYZ
Abstract: PT. XYZ merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang produksi anti nyamuk bakar. Proses produksi
anti nyamuk menggunakan peralatan-peralatan produksi berpotensi menimbulkan
kebisingan. Tingkat kebisingan yang terjadi pada salah satu area produksi
mencapai 94,08 dBA. Nilai ini sudah melebihi Nilai Ambang Batas (NAB)
Kep-51/MEN/1999 dan SNI No. 16-7063-2004 sehingga perlu dilakukan penelitian
untuk mereduksi tingkat kebisingan di area produksi. Metode penelitian yang
dilakukan adalah metode kuantitatif. Metode pengumpulan data secara observasi
dengan metode perhitungan tingkat
kebisingan ekuivalen. Pengumpulan data dilakukan pada 15 titik
pengukuran selama tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebisingan
yang diterima oleh tiap operator telah melebihi Nilai Ambang Batas (NAB)
Kep-51/MEN/1999 dan SNI No. 16-7063-2004 yaitu sebesar 85 dBA/8 jam. Hasil
pengukuran menunjukkan bahwa hampir 96.67% dari keseluruhan titik pengukuran
melebihi NAB. Dengan demikian, perlu dilakukan perbaikan untuk mereduksi paparan bising. Saran yang diberikan adalah
pengendalian kebisingan dengan penggunaan earplug dan earmuff. Nilai Noise
Reduction yang diperoleh mencapai 30 dBA untuk earplug dan 50 dBA untuk
earmuff. Dengan demikian, semua operator berada dalam kondisi aman.
Keywords: Kebisingan, Nilai
Ambang Batas (NAB), Tingkat Kebisingan Ekuivalen, Penurunan Tingkat Kebisingan
Penulis: Dedy Fredianta,
Listiani Nurul Huda, Elisabeth Ginting
Kode Jurnal: jptindustridd130249