PERANCANGAN DAN ANALISATEGANGAN PADA BEJANA TEKAN HORIZONTAL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA
ABSTRACT: Dalam merancang
bejana tekan, tahap awal yang dilakukan adalah mendefinisikan fungsi bejana
tekan tersebut dan juga kapasitas operasi bejana tekan tersebut. Fungsi dan
kapasitas akan menetukan dimensi awal bejana tekan tersebut, ditambah dengan
tekanan kerjanya, akan dapat menentukan tebal dinding minimal yang akan
digunakan untuk konstruksi bejana tekan. Ketebalan awal yang diperoleh setelah
disesuaikan dengan tebal plat yang ada di pasaran adalah 3” pada bagian shell
dan head. Setelah itu, pembebanan bejana tekan diberikan sesuai kondisi operasi
dari bejan tekan tersebut. Beban yang diberikan antara lain tekanan internal,
berat mati bejana tekan. Konsentrasi tegangan dan diskontinuitas tegangan pada
bagian lubang dan pada bagian pertemuan shell dan head. Oleh karena itu,
bagian-bagian kritis tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus, agar
konsentrasi tegangan dan diskontinuitas tegangan yang terjadi tidak
mengakibatkan kegagalan pada struktur. Dari hasil analisa tegangan pada
struktur bejana tekan menggunakan software analisa yang berbasin metode elemen
hingga, ditemukan nilai tegangan von mises pada bagian kritis bejana tekan.
Pada bagian manway 13437 psi, 11750 psi pada inlet dan 13566 psi pada drain,
nilai tegangan maksimum tersebut masih dibawah tegangan yang diijinkan, yaitu
15700 psi, maka bejana tekan tersebut telah memenuhi kriteria yang diperlukan,
dan layak untuk diproduksi.
Penulis: DJOELI SATRIJO,
SYARIEF AFIF HABSYA
Kode Jurnal: jptmesindd120075