PENGARUH PENGGUNAAN SEISMIC BASE ISOLATION SYSTEM TERHADAP RESPONS STRUKTUR GEDUNG HOTEL IBIS PADANG
ABSTRAK: Sumatera Barat
merupakan daerah rawan gempa. Hal ini dikarenakan daerah sumatera barat terletak
di zona subduksi dan zona transformasi yang akan sering menimbulkan gempa bumi.
Terjadinya gempa bumi dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada gedung.
Kerusakan tersebut dapat berupa kerusakan elemen non-struktural seperti
kerusakan dinding maupun kerusakan elemen struktural seperti balok dan kolom,
hingga terjadinya kegagalan struktur yang menyebabkan robohnya bangunan. Pasca
gempa 30 September 2009 yang lalu,
banyak bangunan bertingkat, bangunan pemerintah maupun swasta mengalami rusak
berat. Salah satu contoh gedung tersebut adalah rubuhnya hotel ambacang dan
kerusakan berat pada hotel bumi Minang. Untuk mengurangi kerusakan yang
diakibatkan oleh gempa bumi, biasanya bangunan diperkuat dengan meningkatkan
kekuatan/kekakuan bangunan. Pendekatan lain adalah dengan menggunakan sistem “seismic
base isolation system” yaitu suatu sistem yang fleksibel dimana kekakuan
bangunan diisolasi dari pondasi di atas tanah sehingga mengurangi aliran
“shock” dari gempa ke bangunan di atasnya. Pada penelitian ini mengkaji
pengaruh penggunaan seismic base
isolation system pada gedung Hotel ibis Padang. Pengaruh yang ditinjau adalah
respons struktur gedung terhadap beban gempa. Respon struktural yang menjadi
objek adalah gaya dalam dan perpindahan/
displacement Struktur dan lantai. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui
berapa besar reduksi gaya dalam dan perpindahan dengan penggunaan seismic base
isolation system.
Penulis: Febrin Anas Ismail
Kode Jurnal: jptsipildd120084