PENGARUH PENGGUNAAN SEMEN SEBAGAI BAHAN STABILISASI PADA TANAH LEMPUNG DAERAH LAMBUNG BUKIT TERHADAP NILAI CBR TANAH
ABSTRAK: Tanah merupakan
material yang sangat berpengaruh dalam suatu pekerjaan konstruksi, karena suatu
daerah tidak akan memiliki sifat tanah yang sama dengan daerah lainnya.
Sebagian besar wilayah di Indonesia khususnya Kota Padang berada pada tanah
lunak. Dua pokok masalah pada tanah
lunak adalah penurunan yang besar dan daya dukung tanah yang kecil. Salah satu
usaha perbaikan tanah yang akan diteliti adalah stabilisasi tanah dengan menggunakan bahan aditif yaitu Portland
Cement Type I. Stabilisasi adalah memperbaiki sifat fisik dan mekanik tanah
sehingga memenuhi persyaratan teknis tertentu. Tujuan penelitian ini untuk
membandingkan nilai CBR tanah lempung sebelum dan setelah distabilisasi dengan
penambahan Portland Cement Type I. Tanah
yang akan distabilisasi adalah tanah lempung yang berasal dari daerah Lambung
Bukik, Padang, dengan nilai CBR < 10%.
Penelitian meliputi sifat fisik
dan mekanik tanah yaitu parameter pemadatan dan uji CBR. Pengujian ini
berpedoman pada ASTM untuk setiap pengujian. Variasi penambahan semen adalah 5%, 10%, 15%, dan 20%
dari berat tanah kering. Pemeraman dilakukan sebelum dilakukan uji CBR, dengan
waktu pemeraman selama 3 hari pada kondisi kadar air optimum. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa nilai maksimum CBR tanah lempung terdapat pada
kadar penambahan semen sebanyak 20% dengan γdry maksimum 1.351 gr/cm3, kadar air
optimum 32.9%, dan nilai CBR 64.138 % dengan
waktu pemeraman 3 hari.
Penulis: Andriani, Rina Yuliet,
Franky Leo Fernandez
Kode Jurnal: jptsipildd120085