KAJIAN POTENSI LIKUIFAKSI PASCA GEMPA DALAM RANGKA MITIGASI BENCANA DI PADANG

ABSTRAK: Pada  tanggal  30  September  2009  pukul  17:16:09  Wib,  sebuah  gempa  tektonik  di  lepas  pantai  Padang, Sumatera,  dengan  7,6  Scala  Richter  (SR)  terdaftar  (United  States  Geological  Survey,  USGS,  2009).  Pusat gempa  terletak  sekitar  71  km  di  bawah  permukaan  bumi  dan  sekitar  60  km  Barat  dari  kota  Padang.  Hara (2009)  diperkirakan  berdasarkan  tinggi  frekuensi  radiasi  dan  perpindahan  maksimum  amplitudes,  bahwa durasi  gempa  15,4  detik.  Daerah  yang  paling  terkena  dampak  adalah  Kota  Padang,  Kota  Pariaman, Kabupaten  Padang  Pariaman,  Kabupaten  Agam,  dan  Pesisir  Selatan.  Untuk  kota  Padang  khususnya  banyak bangunan dan perumahan yang roboh dan sarana jalan yang rusak (rengkah), hipotesis sementara telah terjadi peristiwa  likuifaksi.  Peristiwa  likuifaksi  merupakan  kehilangan  kekuatan  tanah  akibat  terjadinya  getaran didalam  tanah,  dimana  terjadi  peningkatan  tekanan  air  pori.  Penelitian  ini  dilakukan  dengan  tujuan  untuk menelusuri kembali potensi likuifaksi di kota Padang akibat gempa 30 September 2009. Dalam penelitian ini di    dilakukan  kajian  untuk  3(tiga)    lokasi    yang  dapat  mewakili  kota  Padang  yaitu  daerah  Air  Pacah  untuk wilayah  Timur,  daerah  Siteba  untuk  tengah  dan  daerah  Purus  untuk  wilayah  Barat.  Penyelidikan  tanah dengan  menggunakan  alat  Bor  Tangan  (hand  bor)  dan  CPT  (sondir)  hingga  kedalaman  tanah  keras. Selanjutnya  diteruskan  uji  laboratorium  untuk  melihat  susunan  butiran  tanah  pada  kedalaman  tertentu  dan dianalisis  dengan  cara  membandingkan  kurva  gradasi  dengan  kurva  potensi  likuifaksi.  Dari  hasil  kajian penelitian  yang  telah  dilakukan,  menunjukan  bahwa  daerah  Purus  (Raden  Saleh),  Siteba,  daerah  By  Pass memiliki  nilai  faktor  keamanan  kecil  (<  0,5)  dibandingkan  dengan  faktor  keamanan  yang  ditetapkan,  yaitu 1,5. Hasil penelusuran potensi likuifaksi untuk ketiga lokasi daerah Padang memberikan informasi memiliki potensi likuifaksi.
Kata kunci: Likuifaksi, gempa bumi, tekanan air pori
Penulis: Hendri Warman dan Dwifitra Y Jumas  
Kode Jurnal: jptsipildd130073

Artikel Terkait :