MODEL FISIK ARAH ALIRAN GELOMBANG TSUNAMI DI DAERAH PURUS DAN ULAK KARANG PADANG
ABSTRAK: Gelombang besar
atau tsunami merupakan
gelombang yang dibangkitkan
secara tektonik akibat
pergeseran lempeng di laut. Dampaknya sangat besar bila gelombang
ini merambat ke pantai, sebagai contoh
peristiwa di Aceh dan
Papua. Hal yang
serupa ada kemungkinan
terjadi di Sumatera,
karena daerah ini
mempunyai sesar di laut dan di daratan. Upaya mengurangi dampaknya ke
pantai, perlu dilakukan, salah satunya simulasi secara fisik
untuk dapat memprediksi
dan melihat seberapa
jauh dampak gelombang
besar (tsunami) pada suatu
lokasi. Secara teoritis
sudah ada prediksi
para ahli, tetapi
tidak mencerminkan yang
sesungguhnya. Dimana faktor karakteristik
pantai, kedalaman laut,
serta muara sungai
sangat dominan mempengaruhi perilaku gelombang ke pantai.
Pada tahap pertama lokasi daerah Purus dan Ulak Karang sekitarnya sebagai objek penelitian.
Model dibuat dengan
meniru bentuk asli
dilapangan dengan melakukan
beberapa penyederhanaan. Simulasi ombak (gelombang) dan banjir dilakukan
dengan menumpahkan air dengan debit tertentu dan ketinggian tertentu (minimum
tiga variasi masing-masingnya). Selanjutnya diamati dampak yang terjadi pada
daerah daratan dengan
mengukur kedalaman serta
luasnya genangan (inundation).
Dari penelitian ini diperoleh
pada daerah Purus,
yaitu jalan Raden
Saleh (jalur evakuasi)
tidak aman untuk dilewati pada
simulasi gelombang sedang
dan besar. Dimana
aliran air relatif
lebih cepat dibanding
daerah lainnya. Begitu pula untuk daerah dekat drainase/sungai aliran
semakin cepat mengalir dan kedalaman lebih tinggi.Jarak tempuh dari pinggir ke
daerah aman harus lebih kecil dari 20 menit dengan kecepatan lebih besar dari 5
km/jam. Dari semua
perlakuan daerah aman
berada 2,5 km
dari pantai. Untuk
mengurangi risiko terhadap bencana,
maka perlu dilakukan
kajian lanjutan terhadap
tata letak bangunan,
kanal, maupun breakwater
sepanjang pantai serta kombinasinya.
Penulis: Darwizal Daoed,
Muhamad Dwiko Febriansyah dan Masril Syukur
Kode Jurnal: jptsipildd130074