STUDI PERILAKU MAKAN DAN BERKUBANG KERBAU LUMPUR (B. bubalis carabanesis) DI KECAMATAN MUNTE, KECAMATAN KABANJAHE DAN KECAMATAN MARDINGDING KABUPATEN KARO

ABSTRAK: Kerbau lumpur (B. bubalis carabanesis) merupakan kerbau yang sangat cocok dikembangkan di Sumatera Utara, Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, populasi kerbau semakin menurun tiap tahunnya. Salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan peternak dalam tingkah laku biologis kerbau sehingga tidak bereproduksi seperti yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku makan dan tingkah laku berkubang kerbau lumpur (B. bubalis carabanesis) di Kecamatan Munte, Kabanjahe dan Mardingding, Kabupaten Karo. Penelitian ini dilakuakn terhadap 6 ekor kerbau yaitu kerbau jantan dewasa, kerbau jantan muda, kerbau betina dewasa, kerbau dara, anak kerbau jantan dan anak kerbau betina di tiap kecamatan. Penelitian ini menggunakan metode One Zero dengan interval 15 menit dilakukan pada pukul 09.00 – 16.00 WIB.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas makan dan ruminasi tertinggi pada Kecamatan Kabanjahe dan Mardingding yaitu sebesar 9,23 kali dan 5,06 kali serta yang terendah terdapat pada Kecamatan Munte yaitu sebesar 8,74 kali dan 2,67 kali. Frekuensi tingkah laku berkubang tertinggi terdapat pada Kecamatan Kabanjahe yaitu sebesar 1,40 kali/hari. Serta yang terendah terdapat di Kecamatan Munte dan Mardingding yaitu sebesar 1,00 kali/hari. Sedangkan durasi berkubang tertinggi terdapat di Kecamatan Mardingding yaitu 30,55 menit, dan yang terendah terdapat di Kecamatan Kabanjahe yaitu 11,57 menit.
Kata kunci: Tingkah Laku Makan, Tingkah Laku Berkubang, Kerbau Lumpur
Penulis: Beri Regbuna Surbakti, Hamdan dan Usman Budi
Kode Jurnal: jppeternakandd130124

Artikel Terkait :