STUDI HUBUNGAN RESPON UKURAN TUBUH DAN PEMBERIAN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN SAPI PEDET DAN DARA PADA LOKASI YANG BERBEDA

ABSTRAK: Kondisi  lingkungan  secara  langsung  maupun  tidak  langsung  mempengaruhi pertumbuhan  ternak.    Pertumbuhan  dapat  digambarkan  secara  luas,  salah  satu parameternya  ialah  pertumbuhan  badan.    Penelitian  ini  dilaksanakan  untuk mengamati  dimensi  tubuh  ternak  seperti  tinggi  pundak,  panjang  badan,  lebar  dada, dan lingkar dada pada tofografi tinggi, menengah, dan rendah.  Sapi yang digunakan terdiri atas anak 121 ekor, dan heifer 131 ekor.  Jangka sorong dan pita ukur digunakan untuk  mengukur  diensi  tubuh. Model  Gompertz  digunakan  untuk  memprediksi parameter  pertumbuhan  hinggamencapai  umur  dewasa.    Umur  dewasa  tubuh  pada dataran  tinggi,  sedang  dan  rendah  masing-masing  347,63-371,52;  377,58  hari,  dan 465,69  hari.  Tingkat  pertumbuhan  pada  semua  parameter  dimensi  tubuh  lebih  tinggi pada  ternak  yang  dipelihara  pada  dataran  tinggi  dibanding  pada  dataran  menengah dan rendah. Urutan pertumbuhan pada dimensi tubuh berdasarkan analisis Gompertz ialah  tinggi  pundak,  lebar  dada,  lingkar  dada,  dan  panjang  badan.  Heifer  yang mencapai  pubertas  maupun  dewasa  tubuh  yang  lebih  cepat  memiliki  ukuran  tubuh yang lebih baik.
Key words: Model Gompertz, Pertumbuhan, Ukuran tubuh, Pubertas, Topografi
Penulis: Sutomo Syawal, Bagus Priyo Purwanto, Idat Galih Permana
Kode Jurnal: jppeternakandd130091

Artikel Terkait :