EFEKTIVITAS BENTUK FISIK RANSUM DAN POD KAKAO (Theobrama cacao L.) YANG DIFERMENTASI DENGAN Aspergillus niger TERHADAP KARKAS KELINCI REX LEPAS SAPIH

ABSTRAK: Pakan merupakan faktor penting dalam usaha peternakan kelinci. Nutrisi yang seimbang akan menghasilkan produksi karkas yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur nilai keefektifan bentuk fisik ransum yang mengandung pod kakao (Theobroma cacao L,.) fermentasi (Aspergillus niger) terhadap karkas kelinci. Penelitian dilaksanakan di Compos Centre Jalan Bioteknologi Universitas Sumatera Utara, dimulai dari bulan Juli sampai Sebtember 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial, perlakuan terdiri dari 2 faktor yaitu sifat fisik pakan (mash dan Pellet) dan persentase pod kakao fermentasi (0%,5%,10%). Parameter penelitian adalah bobot potong, bobot karkas, persentase bobot karkas, dan irisan komersil (bobot kaki depan, bobot dada-leher, bobot pinggang dan bobot kaki belakang). Hasil penelitian menunjukkan dengan tidak terdapatnya interaksi (P>0,05) antara bentuk fisik ransum dan pemberian berbagai level pod kakao fermentasi. Bentuk fisik ransum dan pemberian berbagai level pod kakao fermentasi juga tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap keseluruhan peubah. Dapat disimpulkan bahwa pod kakao fermentasi dapat digunakan sebagai pakan kelinci Rex.
Kata kunci: karkas, bentuk fisik ransum, Pod kakao, fermentasi, Aspergillus niger, Kelinci Rex
Penulis: Syahril Bancin, Hamdan dan Nevy Diana Hanafi
Kode Jurnal: jppeternakandd130115

Artikel Terkait :