USAHATANI JERUK MENDUKUNG PENDAPATAN PETANI PADA LAHAN PASANG SURUT DI KALIMANTAN SELATAN
Sari: Lahan pasang surut
adalah termasuk lahan marginal, yang tingkat keasamannya tinggi.salah satu
penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan sumberdaya yang tersedia. Untuk melihat kontribusi
usahatani jeruk dalam mendukung pendapatan petani di lahan pasang surut maka
dilakukan penelitian di Desa Barambai Muara Kabupaten Barito muara Provinsi
Kalimantan Selatan pada bulan Juni sampai Agustus 2010. Penelitian ini
dilakukan dengan metode survey melalui pendekatan PRA (Participatory Rural
Appraisal), Untuk memperoleh informasi secara langsung dari petani dilakukan
wawancara terhadap 25 responden dengan
mengggunakan daftar pertanyaan berstruktur dan pemilihan responden dilakukan
secara acak sederhana (Random Sampling) yang difokoskan pada sumber daya yang dimiliki dan kendala yang
ada pada petani sekaligus peluang pengembangan usahatani
di lahan pasang surut. Data yang
terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif serta analisis financial
usahatani. Lahan pasang surut yang cukup
luas tersedia di Kalimantan Selatan merupakan salah satu alternatif dalam usaha
pengembangan usahatani guna memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus dalam
mendukung pendapatan petani di lahan pasang surut yang cukup potensial untuk
dikembangkan. Komoditas yang dominan
didaerah ini hanya padi dan Jeruk. Jeruk diusahakan rata-rata per petani 150
pohon sampai dengan 300 pohon yang nilai pendapatan bersih per musim sebesar
Rp14.520.000,- Ini sebagai pendapatan utama karena memberikan kontribusi
terbesar ( 71,50 %) terhadap pendapatan
rumah tangga petani. Usahatani padi
kebanyakan hanya tanam satu kali setahun yaitu padi lokal yang produktivitasnya
mencapai 2,1ton/Hektar ini cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tenaga kerja sebagian besar tercurah pada
usahatani jeruk. Kendala usahatani jeruk ini meliputi selain teknologi
yang dililiki petani sangat terbatas juga
harga jeruk yang belum berpihak kepada petani, Petani perlu perhatian dari
Pemerintah untuk pemasaran, karena daerah ini berpotensi sekali untuk
dikembangkan.
Kata Kunci: Usahatani; jeruk;
Pendapatan; lahan Pasang Surut; Kalimantan Selatan
Penulis: Rismarini Zuraida
Kode Jurnal: jppertaniandd120127