STRATEGI PENGEMBANGAN AYAM RAS PETELUR DI KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR

INTISARI: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi kota Samarinda dalam pemenuhan telur ayam ras sekaligus untuk merumuskan strategi yang terbaik dan cocok bagi daerah untuk menghadapi kekurangan pasokan  telur ayam ras. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2009. Metode yang digunakan dalam yaitu metode analisis deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan studi literatur. Analisis data menggunakan analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) yang dipakai untuk mengidentifikasi faktor lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor lingkungan eksternal (peluang dan ancaman) daerah. Hasil analisis kemudian digambarkan dalam kuadran SWOT dan diinterpretasikan pada matriks SWOT sehingga bisa diperlihatkan posisi dan arah perkembangan daerah serta alternatif strategi yang bisa dijalankan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kota Samarinda mempunyai nilai identifikasi terhadap faktor internal sebesar 0,3922, sedangkan nilai identifikasi terhadap faktor eksternal diperoleh angka 0,0308. Strategi dalam pengembangan ayam ras petelur di kota Samarinda dilakukan dengan cara strategi pertumbuhan agresif (growth oriented strategy) pada kuadran I dengan kekuatan lebih besar dari pada peluang, sehingga daerah harus bisa  menggunakan kekuatan tersebut dengan memanfaatkan peluang yang ada.
Kata kunci: Ayam ras petelur, Strategi pengembangan, Analisis SWOT
Penulis: Herdianto Kurniawan, Budi Guntoro, dan Wihandoyo
Kode Jurnal: jppeternakandd110063

Artikel Terkait :