HUBUNGAN ETOS KERJA, MOTIVASI DAN SIKAP INOVATIF DENGAN PENDAPATAN PETERNAK KERBAU DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT

INTISARI: Tujuan studi adalah untuk mengetahui etos kerja, motivasi dan sikap inovatif peternak serta hubungannya dengan pendapatan peternak kerbau di Kabupaten Manggarai Barat. Penelitian dilakukan pada Desember 2009 sampai Februari 2010 dengan 103 responden yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Hubungan antara etos kerja, motivasi dan sikap inovatif dengan pendapatan peternak dianalisis dengan  chi-square, terdapat korelasi yang signifikan kemudian dilanjutkan dengan uji  Phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak kerbau di Kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat memiliki etos kerja yang tinggi, motivasi tinggi dan memiliki sikap yang positif terhadap inovasi. Etos kerja dan sikap inovatif peternak tidak berhubungan dengan pendapatan peternak kerbau. Motivasi beternak secara signifikan berhubungan dengan pendapatan peternak    (X2hitung  14,934 > 3,84 X2tabel), artinya semakin tinggi motivasi kerja peternak maka akan semakin tinggi pula pendapatannya. Kekuatan hubungan variabel motivasi beternak dengan pendapatan peternak bersifat sedang (koefisien Phi  = 0,381). Rerata pendapatan responden per unit ternak adalah Rp. 756.944 ± 221.542 per tahun, sedangkan rerata kontribusi usaha ternak kerbau terhadap pendapatan rumah tangga adalah 31,2%. Riset ini memiliki implikasi bahwa etos kerja dan motivasi beternak tidak dapat memprediksikan pendapatan peternak, sedangkan motivasi peternak merupakan variabel yang dapat memperkirakan pendapatan peternak.
Kata kunci: Etos kerja, Motivasi, Sikap inovatif, Pendapatan peternak, Kerbau
Penulis: Nasrudin, Endang Sulastri, dan I Gede Suparta Budisatria
Kode Jurnal: jppeternakandd110064

Artikel Terkait :