STIMULASI LASER SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK INDUKSI ESTRUS PADA KAMBING BLIGON
INTISARI: Reproduksi merupakan
faktor yang sangat penting dalam mendukung produktivitas ternak. Untuk
peningkatan reproduktivitas, induksi estrus merupakan salah satu hal yang sangat
perlu untuk dilakukan. Induksi estrus pada umumnya dilakukan dengan metode
hormonal misalnya menggunakan PGF2α, namun kendala dari metode tersebut adalah
biaya yang relatif mahal. Untuk itu diperlukan suatu terobosan teknologi yang
dapat menekan biaya induksi estrus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah stimulasi laser pada titik akupunktur reproduksi dapat dipakai untuk induksi estrus pada kambing
Bligon sebagaimana induksi estrus secara
hormonal. Sebanyak 14 ekor kambing Bligon betina dengan umur sekitar dua
tahun secara acak dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok terdiri
dari tujuh ekor. Kelompok I adalah kelompok yang akan distimulasi laser pada
titik akupunktur reproduksinya sedangkan kelompok II adalah kelompok yang akan
disuntik PGF2α dengan dosis 1,25 mg per ekor. Stimulasi laser dilakukan selama
10 detik pada tiap-tiap titik akupunktur
reproduksi, dan dilakukan pada hari ke 1, 2, dan 3 kemudian diulangi pada hari ke 11, 12, dan 13. Penyuntikan PGF2α dilakukan pada hari ke 1 dan diulangi
pada hari ke 11. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah
persentase ternak estrus, waktu
timbulnya estrus, lama estrus dan kadar progesteron pada saat estrus setelah
induksi estrus yang kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi estrus
menggunakan laser dan PGF2α memberikan hasil yang tidak berbeda nyata dalam hal
persentase ternak yang mengalami estrus, waktu timbulnya estrus maupun lama
estrus, tetapi berbeda nyata (P≤0,05) terhadap kadar progesteron darah saat
estrus. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa stimulasi laser dapat
digunakan untuk induksi estrus pada ternak kambing Bligon.
Kata Kunci: Laser, Induksi
estrus, Kambing Bligon
Penulis: Sigit Bintara
Kode Jurnal: jppeternakandd100036