SIFAT FISIK UBI JALAR (UBI JALAR GISTING KABUPATEN TANGGAMUS DAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN) PADA DUA METODE PENYIMPANAN
ABSTRAK: Pemanfaatan ubi jalar
sebagai alternatif bahan pangan semakin diperhitungkan dalam upaya
diversifikasi pangan di Indonesia.Hal ini karena ubi ubi jalar mengandung
kalori dan karbohidrat yang tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati sifat fisik dua ubi jalar
pada dua variasi kondisi penyimpanan: suhu 30 – 32 °C dengan kelembaban 58 – 70
% dan suhu 25 - 26 °C dengan kelembaban 80 – 95 %. Ubi jalar yang digunakan sebagai sampel uji
adalah ubi jalar Gisting dengan umur panen 6 - 7 bulan dan ubi jalar Marga
dengan umur panen
3 - 4
bulan. Parameter kualitas:
susut bobot, kadar
air, jumlah dan panjang
tunas, dan total
padatan terlarut, diamati
selama 8 minggu penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama
penyimpanan, suhu dan kelembaban udara penyimpanan menunjukkan data yang
relatif stabil. Penyimpanan dingin (25 – 26 °C ; RH 85 – 90 %) mampu menekan
susut bobot dan meningkatkan total padatan
terlarut ⁰Brix pada
kedua sampel ubi
jalar. Kedua ubi
jalar tidak menunjukkan perbedaan
yang nyata dalam
penurunan kadar air
selama penyimpanan. Semakin banyaknya jumlah, tinggi mata
tunas, semakin meningkat susut bobot pada ubi jalar.Ubi jalar dari Gisting lebih
lama disimpan dibandingkan ubi jalar dari Marga dilihat dari batas susut bobot
normal.
Kata Kunci: Ubi jalar, sifat
fisik, suhu, RH
Penulis: Anisa Narullita, Sri
Waluyo, Dwi Dian Novita
Kode Jurnal: jppertaniandd130104