PENGARUH KOMPOSISI GAS TERHADAP LAJU RESPIRASI PISANG JANTEN PADA PENYIMPANAN ATMOSFER TERMODIFIKASI
ABSTRAK: Laju respirasi
pada umumnya digunakan
sebagai indikator laju
metabolisme pada komoditi pertanian.Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh komposisi gas terhadap laju respirasi serta perubahan
total asam, tingkat kemanisan dan tingkat kekerasan pisang janten yang disimpan
pada dua suhu yang berbeda
(suhu ruang (29
oC) dan suhu
dingin (15 oC)).Penelitian ini
dilakukan dengan memodifikasi komposisi
gas (O2, CO2,
dan N2) di
dalam kotak penyimpanan.Hasil menunjukkan
laju respirasi pisang janten
cenderung mengalami kenaikan
selama penyimpanan pada
suhu ruang dan dingin.Total asam
mengalami penurunan stabil
pada suhu ruang
tetapi fluktuatif pada
suhu dingin. Tingkat
kemanisan terlihat meningkat
dan tingkat kekerasan
terlihat menurun selama
proses penyimpanan pada suhu ruang dan dingin. Penyimpanan atmosfer termodifikasi dapat
mempertahankan umur pisang janten selama 12 hari pada suhu ruang dan 26 hari
pada suhu dingin.Komposisi gas terbaik untuk penyimpanan pisang janten yaitu 4
% O2, 5 % CO2, dan 91 % N2 (persen volume).
Kata Kunci: Atmosfer
Termodifikasi, Komposisi Gas,
Laju Respirasi, Total
Asam, Tingkat Kemanisan, Tingkat Kekerasan
Penulis: Tito Yassin, Rofandi
Hartanto, Agus Haryanto, Tamrin
Kode Jurnal: jppertaniandd130105