Performans Ayam Pedaging yang Diberi Ransum Mengandung Silase Limbah Udang sebagai Pengganti Tepung Ikan

Intisari: Penelitian  bertujuan  untuk  melihat  pengaruh  penggunaan  asam  formiat  dalam pembuatan silase limbah udang terhadap kandungan zat-zat makanan produk yang dihasilkan serta melihat performans ayam pedaging yang diberi ransum mengandung silase limbah udang sebagai  pengganti  tepung  ikan.  Penelitian  terdiri  dari  dua  tahap.  Tahap  pertama  adalah pembuatan  silase  limbah  udang  secara  kimiawi  dengan  menggunaka  asam  formiat  serta melihat  perubahan  kansungan  zat  makanan  limbah  udang  sebelum  dan  sesudah  dijadikan silase.  Penelitian  tahap  ke  dua  dilakukan  feeding  trial  terhadap    100  ekor  DOC  galur  MB-202 dengan  menggunakan  5  macam  ransum  perlakuan,  masing-masing  terdiri  dari  5  taraf pengunaan  silase  tepung  limbah  udang  (0%,  2,5%,  5%,  7,5%  dan  10%).  Peubah  yang  diamati adalah  performan  ayam  pedaging  yang  meliputi  konsusi  ransum,  pertambahan  bobot  badan, konversi  ransum,  retemsi  protein  kasar  dan  retensi  serat  kasar.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  tepung  silase  limbah  udang  hasil  fermentasi  dengan  asam  formiat  (asam  cuka)  dapat meningkatkan  kandungan  protein  kasar  dan  menurunkan  kandungan  kandungan  serat  kasar dan  lemak  kasar.  Penggunaan  tepung  silase  limbah  udang  memberikan  pengaruh  yang  nyata (P<0,05)  terhadap  konsumsi  ransum  dan  pertambahan  bobot  badan,  namun  tidak  nyata (P>0,05)  terhadap  konversi  ransum. Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa bahwa  limbah  udang  dapat  ditingkatkan  nilai nutrisinya  melalui  pembutan  silase  limbah udang  dengan  menggunakan  asam  formiat  (asam  cuka). Tepung  silase  limbah  udang  dapat digunakan sampai taraf 2,5% dalam ransum ayam pedaging.
Kata Kunci: Tepung Silase Limbah Udang, Asam Formiat (Cuka Getah), Ayam Pedaging
Penulis: Filawati
Kode Jurnal: jppeternakandd080058

Artikel Terkait :