PENGOLAHAN TERSIER LIMBAH CAIR INDUSTRI PANGAN DENGAN TEKNIK ELEKTROKOAGULASI MENGGUNAKAN ELEKTRODA STAINLESS STEEL
ABSTRAK: Limbah cair industri
pangan dapat menimbulkan masalah
pencemaran air karena mengandung kontaminan
organik. Teknik pengolahan limbah cair yang tepat dapat mengurangi kandungan
pencemar dalam limbah cair secara efektif dan efisien. Elektrokoagulasi
merupakan proses koagulasi dengan
menggunakan arus listrik searah melalui peristiwa elektrolisis. Salah satu kelebihan dari proses ini adalah
tidak perlu penambahan bahan kimia. Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan
sistem batch pada skala limbah cair 1 Liter menggunakan
elektroda stainless steel dengan luas efektif 108,9 cm2. Percobaan
elektrokoagulasi dilakukan pada variasi tegangan 9 sampai 24 Volt dan waktu
kontak 30 sampai 60 menit. Sampel yang diambil pada setiap kombinasi perlakuan
tegangan dan waktu kontak kemudian
dianalisis nilai pH, TSS, kekeruhan, warna, konsentrasi fosfat dan COD. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa semakin besar tegangan listrik dan waktu kontak
elektrolisis, semakin besar pula penyisihan kontaminan dalam limbah cair.
Kondisi optimal elektrokoagulasi terjadi pada tegangan 24 Volt dan waktu kontak
60 menit dengan efisiensi penyisihan TSS 88,02%, kekeruhan 76,85%, warna
77,49%, konsentrasi fosfat 100% dan COD 77,78%.
Kata kunci: pengolahan
tersier, elektrokoagulasi, limbah cair industri pangan
Penulis: Mutiara Windika
Gameissa, Suprihatin, Nastiti Siswi
Indrasti
Kode Jurnal: jppertaniandd120045