ANALISIS PENGURANGAN JUMLAH PRODUK CACAT PADA INDUSTRI KERTAS DENGAN PENDEKATAN LEAN SIX SIGMA
ABSTRAK: Tingginya jumlah
produk cacat yang terjadi di setiap perusahaan sangat berpengaruh terhadap kualitas.PT.
X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pulp dan kertas.Pendekatan lean tidak
memperbolehkan adanya pemborosan, dalam hal ini cacat produk. Produk cacat yang sering timbul dalam industri
tersebut adalah kertas bolong, kotor, terlipat, variasi ukuran dan kontaminasi
asing.Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor penyebab
timbulnya cacat produk pada departemen produksi berdasarkan tahapan six sigmadan menetapkan solusi yang dapat
diambil untuk mengurangi jumlah produk cacat pada departemen produksi
berdasarkan tahapan six sigma yaitu
define, measure, analyze, improvement dan control.
Hasil dari perhitungan nilai
sigma terhadap kertas berlubang selama dua bulan adalah 3,45 dan 3,47.
Sedangkan untuk kertas kotor memiliki nilai sigma sebesar 4,2 dan 4,5. Nilai sigma ini menunjukkan bahwa kinerja
produksi berada di atas rata-rata perusahaan indonesia. Sedangkan untuk keluhan
pelangganyang masuk ke perusahaan untuk jenis cacat kertas terlipat, variasi ukuran dan kontaminasi asing
mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun 2011. Namun belum mencapai target
6 sigma.
Sehingga masih perlu ditingkatkan menggunakan salah satu alat lean,
yaitukaizen blitz.
Kata kunci: produk cacat,
kertas, six sigma, lean, kaizen blitz
Penulis: Fika Aras Ardita and Sukardi
Kode Jurnal: jppertaniandd120046