ANALISIS DAN DESAIN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENEBANGAN TEBU (STUDI KASUS DI PT. RAJAWALI II UNIT PG. JATITUJUH, MAJALENGKA)
ABSTRAK: PT. Rajawali II Unit
PG. Jatitujuh merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan
tebu menjadi Super High Sugar kualitas I (SHS I). Proses produksi gula
dilakukan pada musim kemarau saat tebu mencapai rendemen optimal. Guna memenuhi
kebutuhan bahan baku pabrik secara kontinu, maka dilakukan penjadwalan tebang
tebu harian. Penjadwalan ini dilakukan terhadap kebun tebu dengan luas 11.921,56
ha dan tersebar di 2.418 petak. Saat ini, jadwal tebang harian diputuskan
melalui Rapat Forum Tebang mengacu kepada umur tebu, rendemen tertinggi, dan
kondisi aktual lahan secara subjektif. Metode ini masih dilakukan secara
manual dengan sistem database yang terpisah. Axe DSS 1.0 merupakan suatu
perangkat sistem penunjang pengambilan keputusan penebangan tebu secara
realtime yang mengacu kepada metode T-Score yang telah dimodifikasi. Sistem
Penunjang Keputusan (SPK)
ini dikembangkan berdasarkan Unified Modelling Language (UML) yang berisi diagram kasus, diagram
aktivitas, diagram kelas, dan diagram
status. Rancangan Axe DSS 1.0 menggunakan bahasa pemrograman Java, yang terdiri
dari 3 subsistem, yaitu sampel tebang, hasil analisis, dan tebang
harian. Input dari sistem ini
berupa data-data tanam tahun lalu, analisa pendahuluan, dan kondisi aktual
lahan serta pabrik. Data tersebut kemudian dikelola dengan perhitungan
analisis tebu dan perhitungan T-score yang dimodifikasi.
Sedangkan, output sistem ini menghasilkan lahan sampel, hasil analisis, dan jadwal tebang esok hari. Prototipe ini memiliki beberapa keunggulan,
yaitu waktu pengambilan keputusan yang lebih cepat, fleksibel, pencetakan
laporan yang otomatis, dan proses penyimpanan dan pencarian data yang lebih
cepat dibandingkan pengambilan keputusan secara manual yang telah ada.
Kata kunci: penjadwalan,
realtime, SPK, T-Score, tebu, UML
Penulis: Aldian Farabi, Machfud
Kode Jurnal: jppertaniandd120047