PENGENDALIAN PENYAKIT PATIK (Cercospora nicotianae) PADA TEMBAKAU NA OOGST SECARA IN-VIVO DENGAN EKSTRAK DAUN GULMA KIPAHIT (Tithonia diversifolia)

Abstract: Penyakit patik atau bercak daun Cercospora yang disebabkan oleh jamur Cercospora nicotinae dapat mengurangi mutu daun tembakau, terutama apabila digunakan sebagai daun pembalut cerutu. Biasanya penyakit ini dikendalikan dengan pestisida kimia tetapi karena ada batasan residu kimia maksimum sebesar 2,0 ppm, maka dicari alternatif pengendaliannya. Kipahit merupakan gulma berdaun lebar yang mempunyai potensi sebagai anti jamur patogen tanaman, karena mengandung senyawa flavonoid, tannin, terpenoid, dan saponin. Dengan penyemprotan empat kali dalam interval 15 hari, diketahui ekatrak daun kipahit dengan konsentrasi 50 g/l dan 75 g/L dapat menurunkan tingkat keparahan penyakit 1% sejak 60 hst sampai 70 hst. Akan tetapi, nilai insiden penyakit diketahui 100% pada semua perlakuan ekstrak daun kipahit. Ekstrak daun kipahit dengan konsentrasi 50 g/L sudah efektif mengendalikan penyakit patik jika dibandingkan dengan ekstrak daun kipahit dengan konsentrasi 25 g/L. Namun ekstrak daun kipahit dengan konsentrasi 75 g/L tidak berbeda efektifitasnya dengan ekstrak daun kipahit dengan konsentrasi 50 g/L.
Kata Kunci: Ekstrak daun kipahit; Cercospora nicotianae; Tembakau
Penulis: Aditya Reza Apriyadi, Wiwiek Sri Wahyuni, Victoria Supartini
Kode Jurnal: jppertaniandd130132

Artikel Terkait :