PENGARUH WAKTU REAKSI DAN RASIO HEKSAN/TOTAL PELARUT TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS BIODIESEL PADA PROSES TRANSESTERIFIKASI IN SITU BIJI JARAK PAGAR
ABSTRAK: Eksploitasi minyak
bumi menyebabkan krisis
bahan bakar minyak
(BBM) di dunia
karena minyak bumi merupakan energi
yang tidak terbarukan.
Dengan kondisi tersebut,
biodiesel yang berasal
dari minyak nabati merupakan energi alternatif yang
menjanjikan untuk menggantikan minyak bumi. Biji jarak pagar merupakan salah
satu tanaman yang dapat
menjadi bahan baku
sumber energi alternatif
karena kandungan minyaknya
yang cukup tinggi, yaitu
sekitar 30-40%. Jarak
pagar merupakan tanaman
yang mudah dibudidayakan
di Indonesia sehingga
prospektif untuk dijadikan biodiesel.
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh
waktu reaksi dan
rasio heksan/total pelarut pada
transesterifikasi in situ biji jarak pagar terhadap rendemen dan mutu biodiesel
yang dihasilkan. Bahan yang digunakan adalah biji jarak pagar dengan kadar air
< 2% dan ukuran ± 20 mesh. Kondisi operasi divariasikan pada rasio heksan/total
pelarut sebesar 1/6, 2/6 dan 3/6, dan
waktu reaksi selama 3, 4 dan 5
jam. Konsentrasi KOH, suhu
reaksi dan kecepatan pengadukan
ditetapkan pada 0.075
mol/L metanol, 55oC dan
300 rpm. Parameter
mutu biodiesel yang dianalisis meliputi
bilangan asam, viskositas,
kadar abu dan
bilangan penyabunan. Hasil
penelitian dianalisis menggunakan Response
Surface Method (RSM).
Rendemen biodiesel berkisar
antara 71%-81%. Rendemen
biodiesel tertinggi (80.67%) diperoleh dari perlakuan waktu reaksi
selama 5 jam dan rasio heksan/total pelarut
sebesar 1/6. Mutu biodiesel
terbaik juga diperoleh
dari perlakuan waktu
reaksi selama 5
jam dan rasio
heksan/total pelarut sebesar
1/6 dengan bilangan asam
0.31 mg KOH/g,
bilangan penyabunan 193.97
mg KOH/g, viskositas
3.45 cSt, dan
kadar abu sebesar 0%.
Hasil analisis respon
permukaan variabel rasio
heksan/total pelarut dan
waktu reaksi terhadap
respon rendemen biodiesel menghasilkan
persamaan orde 1,
Y = 63.00–
4.14(A) + 3.81(B),
dengan R2= 95.56%.
Variabel waktu reaksi (B) berpengaruh secara signifikan terhadap
rendemen biodiesel. Hasil analisis respon permukaan variabel A dan
B terhadap mutu
biodiesel menunjukkan bahwa
rasio heksan/total pelarut
berpengaruh secara signifikan
hanya terhadap bilangan asam dan viskositas.
Kata kunci: biodiesel, jarak
pagar, transesterifikasi in situ, waktu reaksi, rasio pelarut
Penulis: Fitriyana Ayu Aprilyanti
dan Ika Amalia Kartika
Kode Jurnal: jppertaniandd120054