PENGARUH UKURAN BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAKADAMIA (Macadamia integrifolia)

Abstract: Makadamia merupakan tanaman tahunan penghasil biji berkadar lemak lebih tinggi dibandingkan dengan kacang-kacangan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Produk makadamia berupa kacang yang bernilai ekonomi tinggi di pasaran internasional dan menjadi bahan baku industri yang dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan dan telah dipasarkan di beberapa kota besar di Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ukuran benih makadamia yang tepat untuk dijadikan bibit. Penelitian dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman Industri (Balittri) Pakuwon, Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat pada bulan April 2006 sampai April 2007. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 perlakuan dan 9 ulangan, adapun perlakuannya sebagai berikut : A (benih besar: berat biji 6-7 g, diameter biji 2,1-2,3 cm), B (benih sedang : berat biji 5-6 g, diameter biji 1,8-2,0 cm) dan C (benih kecil : berat biji 4-5 g, diameter biji 1,5-1,7 cm). Jumlah pohon contoh yang diamati tiap perlakuan terdiri atas 45 pohon, sehingga seluruhnya menjadi 135 pohon. Variabel yang diamati meliputi : tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran benih sedang dan besar, pertumbuhannya lebih baik bila dibandingkan dengan benih kecil tetapi ukuran benih sedang dan besar pada semua parameter tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dan hasil pengamatan, tinggi tanaman 26,63 cm, diameter batang 0,50 cm, jumlah cabang 0,50 cabang, jumlah daun 19,70 helai, panjang daun 17,68 cm dan lebar daun 2,72 cm yang terbaik diperoleh pada benih ukuran sedang.
Kata kunci: makadamia, Macadamia integrifolia, ukuran, benih, bibit, pertumbuhan
Penulis: Nana Heryana, Rusli, Gusti Indriati
Kode Jurnal: jppertaniandd080062

Artikel Terkait :