PENGARUH PENJEMURAN TERHADAP KENYAMANAN DAN KINERJA PRODUKSI SAPI PERANAKAN ONGOLE
INTISARI: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penjemuran terhadap kenyamanan dan kinerja
produksi sapi. Delapan ekor sapi Peranakan Ongole jantan, berwarna putih dan
berumur 1,5–2 tahun, dibagi secara acak ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama
dijemur setiap pagi hari pada pukul 07.00–11.00 WIB dan kelompok kedua
(kontrol) terus menerus dipelihara di dalam kandang tanpa dijemur. Pengamatan
dilakukan selama 90 hari. Variabel yang diamati meliputi suhu dan kelembaban
udara, kecepatan angin, intensitas cahaya, kondisi fisiologis, tingkah laku,
konsumsi dan kecernaan pakan, pertambahan berat badan harian (PBBH), dan
konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kelembaban udara, kecepatan angin, dan intensitas cahaya
antara tempat penjemuran dan kandang berbeda tidak nyata. Temperatur udara di
tempat penjemuran pada pukul 09.00 WIB lebih tinggi (P<0,05) daripada di
dalam kandang, tetapi pada pukul 07.00 dan 11.00 WIB berbeda tidak nyata.
Frekuensi pulsus sapi yang terus menerus dikandangkan lebih tinggi (P<0,01)
daripada yang dijemur. Tidak ada perbedaan temperatur rektal dan frekuensi
respirasi di antara kedua kelompok. Tidak ada perbedaan tingkah laku di antara
kedua kelompok kecuali lama ruminasi. Ruminasi sapi yang dijemur lebih lama
(P<0,01) daripada yang terus menerus di dalam kandang. Tidak ada perbedaan
konsumsi dan kecernaan pakan, PBBH, serta konversi pakan di antara kedua kelompok.
Disimpulkan bahwa penjemuran memberikan suasana lingkungan yang nyaman pada
sapi tetapi belum mampu memberikan pengaruh yang nyata pada kinerja
produksinya.
Kata kunci: Sapi, Penjemuran,
Kenyamanan, Kinerja Produksi
Penulis: Panjono, Budi
Prasetyo Widyobroto, Bambang Suhartanto, dan Endang Baliarti
Kode Jurnal: jppeternakandd090030