KARAKTERISTIK KIMIA DAN MIKROSTRUKTUR OTOT LONGISSIMUS DORSI DAN BICEPS FEMORIS DARI SAPI GLONGGONG

INTISARI: Tujuan penelitian adalah menganalisis karakteristik kimia dan mikrostruktur daging sapi glonggong dan daging sapi yang dipotong sesuai prosedur. Sampel daging diambil di Kabupaten Boyolali berasal dari lima ekor sapi PO jantan yang diglonggong dibandingkan dengan lima ekor sapi PO jantan normal dengan bobot hidup rata-rata 250–300 kg. Data kimia daging dianalisis menggunakan analisis varian faktorial (2x2). Karakteristik mikrostruktur daging dianalisis secara deskriptif. Kadar air daging sapi  glonggong menunjukkan lebih tinggi dibanding daging sapi normal pada otot BF dan LD yaitu rata-rata 80,64% dan 80,14%  vs 78,60% dan 74,57%. Protein daging sapi BF (15,98%) dan LD (16,17%) lebih rendah dari pada daging sapi normal BF (21,08%) dan LD (21,07%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pengglonggongan sapi sebelum disembelih berbeda nyata (P<0,05) terhadap nilai lemak daging pada tiap otot. Nilai asam laktat daging sapi glonggong otot LD lebih rendah dari pada daging normal yaitu (2.815,891 vs 6.827,77 ppm). Kesimpulan penelitian adalah daging sapi hasil glonggongan menunjukkan karakteristik kimia yang lebih rendah dibanding dengan daging sapi yang dipotong secara normal. Terjadi kerusakan jaringan otot dilihat secara mikrostruktur pada otot LD, BF maupun organ hati dari daging sapi yang diglonggong.
Kata kunci: Kimia, mikrostruktur, Otot-Sapi, Glonggong
Penulis: Amrih Prasetyo, Soeparno, Edi Suryanto, dan Rusman
Kode Jurnal: jppeternakandd090031

Artikel Terkait :