PENGARUH PENAMBAHAN CRUDE TANNIN PADA SPERMA CAIR KAMBING PERANAKAN ETTAWA YANG DISIMPAN SELAMA 14 HARI TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA
INTISARI: Penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkan spermatozoa dengan daya hidup atau viabilitas
sampai hari ke-14 pada sperma cair kambing Peranakan Ettawa dengan
penambahan crude tannin (CT). Rancangan yang digunakan adalah
rancangan acak lengkap satu arah dengan 5 kali ulangan dan 5 perlakuan. Data
nilai sperma yang teridentifikasi secara makroskopis dianalisis secara
deskriptif. Data kualitas spermatozoa diuji menggunakan analysis of variance (ANOVA) satu arah dan
dilanjutkan uji Tukey-W-Procedure. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik
sperma, dengan nilai rata-rata volume 1,4+0,42 ml; pH 6,84+0,27; warna krem
susu; konsistensi kental; motilitas ++ dan konsentrasi (328,8+80,74) x 107/ml
sperma. Hasil viabilitas spermatozoa menunjukkan K0 (kontrol) 29,89+16,52%; K1 (CT
2,5%) 65,33+8,95%; K2 (CT 5%) 58,20+12,4%; K3 (CT 10%) 52,61+15,34%; dan K4 (CT
20%) 47,84+13,84%. Dapat disimpulkan bahwa penambahan crude tannin 2,5%
memberikan pengaruh nyata terhadap viabilitas spermatozoa kambing Peranakan
Ettawa (PE) yang disimpan selama 14 hari, sedangkan pemberian crude tannin 20% akan mengakibatkan persentase
spermatozoa hidup rendah.
Kata kunci: Spermatozoa, Crude
tannin, Viabilitas
Penulis: Oktora Dwi Putranti,
Kustono, dan Ismaya
Kode Jurnal: jppeternakandd100034